Teknologi Finansial Membantu Pekerja Migran Indonesia Kelola Uang
Selasa, 23 Maret 2021 - 06:09 WIB
loading...
Ilustrasi pengguna mobile. FOTO/ IST
A
A
A
JAKARTA - Pekerja migran dan juga keluarganya kini memiliki solusi finansial terutama dalam mengelola dan mengirim uang. Founder YourPay, Christilia Angelica Widjaja berharap YourPay bisa menjadi layanan uang elektronik IDR terkemuka yang melayani masyarakat Indonesia di luar negeri terutama komunitas pekerja migran.
YourPay menurut Christilia bisa memberi keleluasaan bagi pekerja migran asal Indonesia untuk mengambil kendali penuh atas uang yang mereka peroleh dan dengan pendekatan yang lebih transparan.
“Masalah yang dihadapi pekerja migran Indonesia dalam mengelola dan mengirim uangnya ke rumah adalah nyata. Banyak dari mereka adalah pencari nafkah keluarga dengan kedua orang tua lansia sebagai tanggungan atau, anak yang di tinggal di rumah yang sebagian besar tidak memiliki rekening bank. Hampir 85% pengguna YourPay adalah pekerja migran perempuan dan saya berbagi empati yang mendalam untuk mereka," kata Christilia Widjaja dalam keterangan resmi, Senin (22/3/2021)
Menurutnya pekerja migran membutuhkan kemudahan untuk mengirim uang ke rumah dari negara asal tempat mereka bekerja. Namun pada realitanya dilapangan, hal tersebut cukup sulit dilakukan.
Pekerja migran menghadapi banyak tantangan untuk mengirim uang dari luar negeri. Dimulai dari hambatan bahasa ketika ingin menggunakan layanan perbankan negara tersebut, sebanyak 77% pekerja migran mempunyai rekening bank namun tidak menggunakan, dan lain sebagainya. Selain itu banyak dari kelompok pekerja ini tidak terbiasa memanfaatkan teknologi finansial untuk mengelola uang mereka.
"Kami akhirnya memahami bahwa dalam kenyataannya, para pekerja migran sering kali dimanfaatkan oleh banyak perantara terkait pengiriman uang ataupun kerabat pihak ketiga yang umumnya membuat mereka menanggung risiko tinggi atau harus membayar biaya penanganan uang yang tinggi. Segala keterbatasan yang ada membatasi mereka dari kendali penuh terhadap penghasilannya dan sulitnya bertransaksi langsung untuk berbagai kebutuhan hidup yang mendasar di rumah kampung halamannya," jelasnya.
YourPay menurut Christilia bisa memberi keleluasaan bagi pekerja migran asal Indonesia untuk mengambil kendali penuh atas uang yang mereka peroleh dan dengan pendekatan yang lebih transparan.
“Masalah yang dihadapi pekerja migran Indonesia dalam mengelola dan mengirim uangnya ke rumah adalah nyata. Banyak dari mereka adalah pencari nafkah keluarga dengan kedua orang tua lansia sebagai tanggungan atau, anak yang di tinggal di rumah yang sebagian besar tidak memiliki rekening bank. Hampir 85% pengguna YourPay adalah pekerja migran perempuan dan saya berbagi empati yang mendalam untuk mereka," kata Christilia Widjaja dalam keterangan resmi, Senin (22/3/2021)
Menurutnya pekerja migran membutuhkan kemudahan untuk mengirim uang ke rumah dari negara asal tempat mereka bekerja. Namun pada realitanya dilapangan, hal tersebut cukup sulit dilakukan.
Pekerja migran menghadapi banyak tantangan untuk mengirim uang dari luar negeri. Dimulai dari hambatan bahasa ketika ingin menggunakan layanan perbankan negara tersebut, sebanyak 77% pekerja migran mempunyai rekening bank namun tidak menggunakan, dan lain sebagainya. Selain itu banyak dari kelompok pekerja ini tidak terbiasa memanfaatkan teknologi finansial untuk mengelola uang mereka.
"Kami akhirnya memahami bahwa dalam kenyataannya, para pekerja migran sering kali dimanfaatkan oleh banyak perantara terkait pengiriman uang ataupun kerabat pihak ketiga yang umumnya membuat mereka menanggung risiko tinggi atau harus membayar biaya penanganan uang yang tinggi. Segala keterbatasan yang ada membatasi mereka dari kendali penuh terhadap penghasilannya dan sulitnya bertransaksi langsung untuk berbagai kebutuhan hidup yang mendasar di rumah kampung halamannya," jelasnya.
Lihat Juga :