Sulit Dipercaya, Proses Gambar Galaksi Bima Sakti Ini Butuh Waktu 12 Tahun
Senin, 22 Maret 2021 - 22:00 WIB
loading...
Bagian gambar 1,7 gigapiksel dari Bima Sakti yang dibuat oleh astrofotografer Finlandia J-P Metsavainio. Foto/J-P Metsavainio/Space.com
A
A
A
JAKARTA - Astrofotografer Finlandia J-P Metsavainio menghabiskan waktu 1.250 jam selama sekitar 12 tahun untuk menciptakan satu gambar yang mengungkapkan keindahan luar biasa dari seluruh Galaksi Bima Sakti . Baca juga: Bintang Misterius Boyajian di Bima Sakti Memiliki Kembaran
Metsavainio memulai proyek ini pada 2009. Ini merupakan mosaik 1,7 gigapiksel dari Bima Sakti yang terdiri dari 234 gambar individu yang semuanya dijahit menjadi satu. Gambar yang dihasilkan menangkap seluruh galaksi, berbintik-bintik dengan sekitar 20 juta dari sekitar 200 miliar bintang Bima Sakti.
![Sulit Dipercaya, Proses Gambar Galaksi Bima Sakti Ini Butuh Waktu 12 Tahun]()
Seluruh Bima Sakti, seperti yang dicitrakan oleh J-P Metsavainio. Foto/J-P Metsavainio/Space.com
Pertanyaannya, bagaimana mungkin satu gambar membutuhkan waktu 12 tahun? Dalam blog-nya, Metsavainio menunjukkan ukuran mozaik dan fakta bahwa gambarnya sangat dalam. Alasan lainnya adalah saya telah memotret sebagian besar bingkai mozaik sebagai komposisi individu dan menerbitkannya sebagai karya seni independen.
Masih dalam blog-nya, tulis Space.com, Metsavainio juga memasukkan informasi tentang kamera yang berbeda dan beberapa teknik yang lebih spesifik yang dia gunakan untuk membuat gambar ini.
Metsavainio memulai proyek ini pada 2009. Ini merupakan mosaik 1,7 gigapiksel dari Bima Sakti yang terdiri dari 234 gambar individu yang semuanya dijahit menjadi satu. Gambar yang dihasilkan menangkap seluruh galaksi, berbintik-bintik dengan sekitar 20 juta dari sekitar 200 miliar bintang Bima Sakti.

Seluruh Bima Sakti, seperti yang dicitrakan oleh J-P Metsavainio. Foto/J-P Metsavainio/Space.com
Pertanyaannya, bagaimana mungkin satu gambar membutuhkan waktu 12 tahun? Dalam blog-nya, Metsavainio menunjukkan ukuran mozaik dan fakta bahwa gambarnya sangat dalam. Alasan lainnya adalah saya telah memotret sebagian besar bingkai mozaik sebagai komposisi individu dan menerbitkannya sebagai karya seni independen.
Masih dalam blog-nya, tulis Space.com, Metsavainio juga memasukkan informasi tentang kamera yang berbeda dan beberapa teknik yang lebih spesifik yang dia gunakan untuk membuat gambar ini.
Lihat Juga :