Astronom Buat Sistem Navigasi Antarbintang untuk Perjalanan di Luar Tata Surya

Senin, 22 Maret 2021 - 20:38 WIB
loading...
A A A
Bailer-Jones, yang bekerja di Max Planck Institute for Astronomy di Jerman, bukanlah orang pertama yang memikirkan hal ini. NASA telah mengerjakan navigasi dengan pulsar, menggunakan denyut reguler bintang mati sebagai dasar GPS galaksi. Metode ini terdengar cukup bagus, tetapi mungkin mengalami kesalahan pada jarak yang lebih jauh, karena distorsi sinyal oleh media antarbintang. (Baca juga: Punya Kandungan Mineral Berharga, Inilah Dua Teori Terbentuknya Emas)

Dengan katalog bintang, Bailer-Jones dapat menunjukkan bahwa dimungkinkan untuk menghitung koordinat pesawat ruang angkasa dalam enam dimensi dengan akurasi tinggi, berdasarkan cara posisi bintang-bintang itu berubah dari sudut pandang pesawat ruang angkasa.

"Saat pesawat ruang angkasa menjauh dari Matahari, posisi dan kecepatan yang diamati dari bintang-bintang akan berubah relatif terhadap yang ada di katalog berbasis Bumi karena paralaks, penyimpangan, dan efek Doppler," tulisnya.

Bailer-Jones menguji sistemnya menggunakan katalog bintang simulasi, dan katalog Hipparcos yang disusun pada tahun 1997. Meskipun tidak seakurat Gaia, itu tidak terlalu penting karena tujuannya adalah untuk menguji apakah sistem navigasi dapat berfungsi. (Baca juga: Ilmuwan Planet Rilis Peta Baru, Ternyata di Bawah Permukaan Mars Banyak Es)

Dengan hanya 20 bintang, sistem dapat menentukan posisi dan kecepatan pesawat ruang angkasa dalam 3 unit astronomi dan 2 kilometer per detik. Akurasi ini dapat ditingkatkan kebalikan dari akar kuadrat dari jumlah bintang; dengan 100 bintang, akurasi turun menjadi 1,3 unit astronomi dan 0,7 kilometer per detik.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Prabowo Bakal Kirim...
Prabowo Bakal Kirim Putra-Putri Terbaik Ikut Program Kosmonot Rusia
3 Astronot Terjebak...
3 Astronot Terjebak di Stasiun Luar Angkasa, China Luncurkan Misi Penyelamatan
Meteor Cirebon Jadi...
Meteor Cirebon Jadi Alarm Bahaya, Fisikawan IPB Ungkap Ancaman Asteroid hingga Badai Matahari
Rekomendasi
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved