Sambaran Petir Telah Memicu Kehidupan di Bumi Awal

Jum'at, 19 Maret 2021 - 07:28 WIB
loading...
Sambaran Petir Telah...
Sebuah studi baru menunjukkan, seiring waktu, petir bisa membuka fosfor yang diperlukan untuk pembentukan biomolekul yang akan menjadi dasar kehidupan di Bumi. Foto/Science Focus
A A A
JAKARTA - Sambaran petir yang terjadi lebih dari satu miliar tahun lalu mungkin telah memberikan percikan kehidupan bagi Bumi awal, menurut para peneliti di Universitas Yale. Baca juga: 7 Batu Luar Angkasa Berisi Alien Lewati Bumi Tiap Tahun

Sebuah studi baru menunjukkan, seiring waktu, petir bisa membuka fosfor yang diperlukan untuk pembentukan biomolekul yang akan menjadi dasar kehidupan di planet ini. Meskipun fosfor diperlukan untuk pembentukan kehidupan, fosfor tidak mudah diakses di awal Bumi karena terkunci erat di dalam mineral tak larut di permukaan planet.

Para ilmuwan telah lama bertanya bagaimana fosfor Bumi menjadi bentuk yang dapat digunakan untuk membantu menciptakan DNA, RNA, dan biomolekul lain yang dibutuhkan untuk kehidupan.

Laman Science Focus menyebutkan, para peneliti pertama kali melihat meteorit, dengan gagasan bahwa meteorit mengandung mineral fosfor schreibersite -yang larut dalam air- dan menabrak permukaan bumi dengan frekuensi yang cukup untuk menciptakan kondisi yang diperlukan bagi kehidupan biologis.

Namun, teori ini memiliki satu kelemahan utama - selama periode ketika kehidupan diperkirakan telah dimulai, antara 3,5 hingga 4,5 miliar tahun yang lalu, jumlah meteorit yang menghantam Bumi diketahui telah anjlok.

Namun, ada kemungkinan lain. Schreibersite juga dapat ditemukan dalam gelas tertentu yang disebut fulgurites. Ini terbentuk saat petir menyambar tanah.

Gelas ini mengandung sebagian fosfor dari batuan permukaan, tetapi dalam bentuk yang dapat larut. Menggunakan teknik pemodelan komputer yang canggih, Benjamin Hess, mahasiswa pascasarjana di Departemen Ilmu Bumi dan Planet Yale dan kolaborator Prof Sandra Piazolo dan Dr Jason Harvey dari Universitas Leeds, memperkirakan, awal Bumi melihat antara satu hingga lima miliar kilatan petir setiap tahun. Di zaman modern ada sekitar 560 juta kilatan per tahun.

Dari kilatan awal itu, antara 100 juta hingga satu miliar akan menghantam tanah setiap tahun. Selama periode satu miliar tahun, tidak diragukan lagi, ini akan menghasilkan satu triliun, cukup untuk menghasilkan sejumlah besar fosfor yang dapat digunakan.

Selain itu, ungkap peneliti, jumlah sambaran petir tahunan akan tetap konstan, tidak seperti jumlah tabrakan meteorit, dan akan paling umum terjadi pada daratan di daerah tropis, menyediakan lebih banyak daerah terkonsentrasi dari fosfor yang dapat digunakan.

“Pekerjaan ini membantu kita memahami bagaimana kehidupan mungkin terbentuk di Bumi dan bagaimana ia masih bisa terbentuk di planet lain yang mirip Bumi,” kata Hess. Baca juga: Military Direct: Militer China Terkuat di Dunia Ungguli AS
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Ciptakan Drone...
Jepang Ciptakan Drone yang Bisa Mengarahkan Sambaran Petir
Hampir 2 Juta Petir...
Hampir 2 Juta Petir Menyambar Australia dalam Waktu 24 Jam
Bakteri Misterius Pemusnah...
Bakteri Misterius Pemusnah Kehidupan di Bumi Ditemukan
Hari Ini Jarak Bumi...
Hari Ini Jarak Bumi dengan Bulan Sangat Berdekatan
Bumi Akan Sejajar dengan...
Bumi Akan Sejajar dengan Matahari dan Jupiter Besok!
Bulan Semakin Menjauh...
Bulan Semakin Menjauh dari Bumi, Ini yang Akan Dirasakan Manusia
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Peringatan Dini BMKG:...
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir di Jabodetabek, Berpotensi Terjadi hingga Pukul 15.00 WIB
Peringatan Dini BMKG,...
Peringatan Dini BMKG, Jabodetabek Hujan Intensitas Sedang hingga Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
Rekomendasi
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved