Pembalikan Kutub Magnet Bumi Picu Kematian Manusia Purba Neanderthal
Selasa, 16 Maret 2021 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Penulis penelitian juga percaya badai Matahari bisa mendorong manusia purba ke gua-gua untuk berlindung. Menurut penelitian tersebut, persaingan untuk sumber daya antara spesies yang tersisa bisa menjadi alasan manusia purba Neanderthal punah.
Sejauh ini, para ilmuwan belum dapat mencapai konsensus tentang apa yang menyebabkan kepunahan Neanderthal. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan kepunahan terjadi secara alami karena perkawinan sedarah dengan manusia modern.
Yang lain percaya bahwa Neanderthal bisa saja kalah bersaing untuk mendapatkan sumber daya karena jumlah manusia modern mulai meningkat. Para peneliti dalam studi baru ini percaya bahwa bukan kebetulan Neanderthal punah secara langsung setelah pergeseran besar kutub magnet planet.
Para peneliti beralih ke pohon kauri kuno yang hidup pada zaman Neanderthal, mencari catatan tingkat radiokarbon di cincinnya. Cincin tersebut menunjukkan bukti peningkatan radiokarbon ketika medan magnet membalik, yang dikenal sebagai ekskursi Laschamps.
Tim percaya bahwa peristiwa itu bisa berkontribusi pada "jatuhnya" Neanderthal. Tetapi mereka mengakui sulit untuk mengetahui secara pasti kapan mereka mati. Baca juga: Eks Panglima AD Inggris: Rusia Menertawakan Kami, AS Geleng-geleng Kepala
Sejauh ini, para ilmuwan belum dapat mencapai konsensus tentang apa yang menyebabkan kepunahan Neanderthal. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan kepunahan terjadi secara alami karena perkawinan sedarah dengan manusia modern.
Yang lain percaya bahwa Neanderthal bisa saja kalah bersaing untuk mendapatkan sumber daya karena jumlah manusia modern mulai meningkat. Para peneliti dalam studi baru ini percaya bahwa bukan kebetulan Neanderthal punah secara langsung setelah pergeseran besar kutub magnet planet.
Para peneliti beralih ke pohon kauri kuno yang hidup pada zaman Neanderthal, mencari catatan tingkat radiokarbon di cincinnya. Cincin tersebut menunjukkan bukti peningkatan radiokarbon ketika medan magnet membalik, yang dikenal sebagai ekskursi Laschamps.
Tim percaya bahwa peristiwa itu bisa berkontribusi pada "jatuhnya" Neanderthal. Tetapi mereka mengakui sulit untuk mengetahui secara pasti kapan mereka mati. Baca juga: Eks Panglima AD Inggris: Rusia Menertawakan Kami, AS Geleng-geleng Kepala
(iqb)
Lihat Juga :