Bumi Kuno adalah Dunia Air, Daratan Terbilang Langka

Senin, 15 Maret 2021 - 16:02 WIB
loading...
Bumi Kuno adalah Dunia...
Para peneliti percaya bahwa daratan terbilang langka sekitar 3 miliar-4 miliar tahun yang lalu. Foto/Alec Brenner/Universitas Harvard
A A A
JAKARTA - Selama berabad-abad, permukaan laut telah naik dan turun seiring perubahan suhu , tetapi total permukaan air Bumi selalu dianggap konstan. Baca juga: Jadi Ketakutan Dunia, SROCC Ungkap Air Laut di Indonesia Terancam Jadi Asam

Sekarang, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa sekitar 3 miliar hingga 4 miliar tahun yang lalu, lautan di planet ini menampung hampir dua kali lebih banyak air. Jumlah yang cukup untuk menenggelamkan benua saat ini hingga di atas puncak Gunung Everest. Banjir dapat memicu mesin lempeng tektonik dan mempersulit kehidupan untuk memulai di darat.

Batuan di mantel masa kini, lapisan tebal bebatuan di bawah kerak, dianggap menyerap air senilai samudera atau lebih dalam struktur mineralnya. Tapi di awal sejarah Bumi, mantel, yang dihangatkan oleh radioaktivitas, empat kali lebih panas. Pekerjaan terbaru menggunakan pengepres hidrolik telah menunjukkan banyak mineral tidak dapat menahan hidrogen dan oksigen sebanyak mungkin pada suhu dan tekanan mantel.

“Itu menunjukkan bahwa air pasti ada di tempat lain,” kata Junjie Dong, mahasiswa pascasarjana dalam fisika mineral di Universitas Harvard yang memimpin model, berdasarkan eksperimen laboratorium tersebut, yang diterbitkan hari ini di AGU Advances. "Dan reservoir yang paling mungkin adalah permukaannya."

Makalah ini masuk akal secara intuitif, timpal Michael Walter, seorang ahli petrologi eksperimental di Carnegie Institution for Science. Ini adalah ide sederhana yang bisa memiliki implikasi penting.

Situs sains, sciencemag.org, melaporkan, dua mineral yang ditemukan jauh di dalam mantel menyimpan sebagian besar airnya saat ini: wadsleyite dan ringwoodite, varian tekanan tinggi dari mineral olivin vulkanik.

Batuan yang kaya akan mineral tersebut membentuk 7% massa planet, dan meskipun saat ini hanya 2% dari beratnya adalah air, "Sedikit bertambah banyak," kata Steven Jacobsen, ahli mineralogi eksperimental di Universitas Northwestern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Air Laut Meningkat,...
Suhu Air Laut Meningkat, Ahli Prediksi El Nino Super Bakal Terjadi
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
ESA Menyelidiki Bola...
ESA Menyelidiki Bola Api Misterius yang Menerangi Langit Eropa
Gerhana Bulan Merah...
Gerhana Bulan Merah Mewarnai Langit Indonesia Malam Ini
Komet Ini Secara Misterius...
Komet Ini Secara Misterius Berbalik Arah setelah Melewati Matahari
Permukaan Laut di Seluruh...
Permukaan Laut di Seluruh Dunia Meningkat Namun di Greenland Menurun
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
Rekomendasi
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved