Diramalkan Sejak 1960, Fenomena Alam Ini Akhirnya Jadi Kenyataan

Senin, 15 Maret 2021 - 07:51 WIB
loading...
A A A
Biasanya sulit untuk membuat pengertian dengan angka-angka yang terlibat dalam partikel berenergi tinggi. Sebuah neutrino memiliki massa sekitar 2 miliar-miliar-miliar-miliar gram, dan ribuan neutrino berenergi rendah dari Matahari melewati tubuh Anda setiap detik sepanjang hari tanpa efek yang terlihat. Neutrino dengan energi 6,3 petaelektronvolt (PeV) adalah "makhluk buas" lainnya.

Menurut CERN, laboratorium fisika Eropa, sebuah teraelectronvolt (TeV) setara dengan energi seekor nyamuk yang terbang dengan kecepatan 1 mph (1,6 km/jam). Dan 6,3 PeV adalah 6.300 TeV. Jadi ubah satu nyamuk itu menjadi sekawanan 6.300 (atau percepat menjadi Mach-8,2, lebih dari empat kali kecepatan tertinggi F-16) dan Anda mendapatkan energi dari partikel tunggal yang sangat kecil yang diperlukan untuk resonansi Glashow.

Cara lain untuk memikirkan 6,3 PeV: Ini adalah 450 kali energi maksimum yang dapat dihasilkan Large Hadron Collider - akselerator CERN sepanjang 17 mil (27 kilometer), bernilai miliaran dolar yang bertanggung jawab untuk mendeteksi boson Higgs - harus dapat diproduksi oleh akhir 2020-an mengikuti peningkatan yang sedang berlangsung.

Mengingat energi yang sangat besar yang dibutuhkan, tidak ada yang berharap untuk melihat resonansi Glashow hanya dengan menggunakan alat manusia. Tapi IceCube, yang mendeteksi partikel yang jatuh dari langit, mendapat bantuan dari alam semesta. Partikel yang menghantam es pada tahun 2016 menghasilkan hujan karakteristik partikel yang sekarang menurut para peneliti berasal dari boson W, yang merupakan partikel fundamental yang bersama dengan boson Z dianggap bertanggung jawab atas gaya lemah. Dan itu adalah tanda antineutrino 6,3-PeV dan resonansi Glashow.

Para peneliti masih belum yakin akselerator kosmik apa yang menghasilkan setitik antimateri yang mengerikan. Tetapi mengatakan lebih banyak peristiwa akan membantu mereka menyempurnakan model mereka tentang apa pun yang dihasilkan oleh kanon luar angkasa alami yang menghasilkan partikel ekstrem dan menembakkannya ke Bumi. Baca juga: Usai Didatangi Anies, Begini Penampakan Wajah Baru Kawasan Stasiun Gondangdia
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Fenomena Awan Pelangi...
Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Jonggol, BMKG: Berkaitan dengan Optik Atmosfer
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total Hari Ini, Catat Waktunya!
Rekomendasi
Tio Pakusadewo Belum...
Tio Pakusadewo Belum Jalani Operasi Katup Jantung, Dewi Irawan Ungkap Alasannya
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 12: Suasana Kampung Berubah Mencekam, Mila Cemaskan Kondisi Ayah Mertuanya
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved