Diramalkan Sejak 1960, Fenomena Alam Ini Akhirnya Jadi Kenyataan

Senin, 15 Maret 2021 - 07:51 WIB
loading...
Diramalkan Sejak 1960,...
Tampak bagian permukaan dari Observatorium Neutrino IceCube. Foto/Martin Wolf/IceCube/NSF/Live Science
A A A
JAKARTA - Diramalkan sejak tahun 1960, akhirnya detektor partikel paling jauh di Bumi telah mendeteksi partikel antimateri paling energik yang pernah ada. Yakni, satu partikel ultralight yang menghantam es Antartika dengan gemuruh energi 6.300 nyamuk yang berterbangan. Baca juga: Jejak Lautan Magma Purba Ditemukan Tersebar di Greenland

Tabrakan itu terjadi pada 2016, tapi para peneliti hanya mengonfirmasi detail peristiwa pada 10 Maret dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal Nature. Antineutrino ini, sebut Live Science, pasangan antimateri dari partikel tipis yang sulit dideteksi yang dikenal sebagai neutrino, bertabrakan dengan sebuah elektron di suatu tempat di es Antartika dengan kecepatan hampir mendekati kecepatan cahaya.

Tabrakan itu menciptakan hujan partikel yang terdeteksi oleh IceCube Neutrino Observatory -fasilitas yang bertanggung jawab atas sebagian besar penelitian neutrino berenergi tinggi penting dalam dekade terakhir. Sekarang, fisikawan IceCube melaporkan bahwa hujan partikel itu termasuk bukti dari peristiwa yang telah lama berteori tetapi belum pernah dilihat sebelumnya yang dikenal sebagai "Resonansi Cahaya".

Kembali pada 1960, fisikawan Stephen Glashow, yang saat itu menjadi peneliti pascasarjana di Institut Fisika Teoretis Nordik di Denmark, meramalkan bahwa ketika antineutrino berenergi cukup tinggi bertabrakan dengan elektron, dia akan menghasilkan partikel berat berumur pendek yang dikenal sebagai sebuah W boson. Prediksi Glashow mengandalkan aturan dasar Model Standar fisika partikel, sebuah teori yang mendominasi cara peneliti memahami segala sesuatu mulai dari bagian dalam atom hingga cahaya hingga antimateri.

Mendeteksi resonansi Glashow adalah konfirmasi yang kuat dari Model Standar. Tetapi dibutuhkan neutrino untuk membawa energi jauh lebih banyak daripada yang dapat dihasilkan oleh akselerator partikel dari tahun 1960.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Rekomendasi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved