Jadi Penyakit Mematikan, Ternyata Malaria Sudah Ada Sejak Zaman Purba
Jum'at, 12 Maret 2021 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian ini telah mengidentifikasi talasemia di situs arkeologi pemburu-pengumpul kuno dari Vietnam yang berasal dari sekitar 7.000 tahun yang lalu, ribuan tahun sebelum transisi ke pertanian di wilayah tersebut.
Penelitian ini adalah yang pertama dari jenisnya yang menggunakan teknik mikroskopis untuk menyelidiki perubahan dalam jaringan tulang untuk mengidentifikasi talasemia. Pada tahun 2015, Profesor Hallie Buckley dari Universitas Otago melihat perubahan pada tulang yang membuatnya curiga bahwa talasemia mungkin menjadi penyebabnya, tetapi tulangnya terlalu buruk untuk dipastikan.
Profesor Buckley memanggil ahli tulang mikroskopis Dr. Justyna Miszkiewicz dari ANU untuk menyelidiki. Di bawah mikroskop, sampel kuno dari Vietnam menunjukkan bukti porositas abnormal yang mencerminkan komplikasi keropos tulang modern pada pasien talasemia. (Baca juga: WHO Hentikan Tes Obat Malaria pada Pasien Covid-19)
Penelitian gabungan menunjukkan sejarah panjang evolusi perubahan malaria di Asia Tenggara yang berlanjut hingga hari ini. "Banyak bagian yang bersatu, lalu ada saat yang mengejutkan dari kesadaran bahwa malaria hadir dan bermasalah bagi orang-orang ini bertahun-tahun yang lalu, dan jauh lebih awal dari yang kita ketahui sampai sekarang," tambah Dr. Vlok.
Penelitian ini adalah yang pertama dari jenisnya yang menggunakan teknik mikroskopis untuk menyelidiki perubahan dalam jaringan tulang untuk mengidentifikasi talasemia. Pada tahun 2015, Profesor Hallie Buckley dari Universitas Otago melihat perubahan pada tulang yang membuatnya curiga bahwa talasemia mungkin menjadi penyebabnya, tetapi tulangnya terlalu buruk untuk dipastikan.
Profesor Buckley memanggil ahli tulang mikroskopis Dr. Justyna Miszkiewicz dari ANU untuk menyelidiki. Di bawah mikroskop, sampel kuno dari Vietnam menunjukkan bukti porositas abnormal yang mencerminkan komplikasi keropos tulang modern pada pasien talasemia. (Baca juga: WHO Hentikan Tes Obat Malaria pada Pasien Covid-19)
Penelitian gabungan menunjukkan sejarah panjang evolusi perubahan malaria di Asia Tenggara yang berlanjut hingga hari ini. "Banyak bagian yang bersatu, lalu ada saat yang mengejutkan dari kesadaran bahwa malaria hadir dan bermasalah bagi orang-orang ini bertahun-tahun yang lalu, dan jauh lebih awal dari yang kita ketahui sampai sekarang," tambah Dr. Vlok.
(ysw)
Lihat Juga :