Pesawat Misterius X-37B Kembali Dibawa ke Luar Angkasa
Selasa, 19 Mei 2020 - 12:45 WIB
loading...
Persiapan NASA untuk menerbangkan kembali pesawat misterius X-387B. FOTO/ IST
A
A
A
NEW YORK - Pesawat misterius ruang angkasa X-37B dikabarkan kembali terbang pada hari Minggu (17/5/2020) pagi waktu Florida Amerika Serikat. Pesawat itu digendong oleh roket United Launch Alliance Atlas V.
Associated Press melaporkan bahwa para pejabat Amerika Serikat tidak mengungkapkan berapa lama X-37B akan bertahan di lintasan, juga tidak mengungkapkan tujuan misi. Namun Jim Chilton, pengembang pesawat X-37B yang juga merupakan wakil presiden senior Boeing menunjukkan bahwa waktu setiap kali pesawat bertugas semakin lama. (Baca juga: Realme TV Akan Dilengkapi Chip MediaTek dan Dolby Audio )
X-37B adalah pesawat yang dikembangkan dengan konsep pesawat ruang angkasa tak berawak, dapat digunakan kembali, mampu lepas landas secara vertikal dan mendarat secara horizontal. Angkatan Udara AS, yang saat ini memiliki dua unit X-37B sejak awal enggan mengomentari kemampuan dan peran yang dilakukan pesawat itu selama waktu di luar angkasa. Pihak AU AS hanya mengatakan bahwa X-37B digunakan untuk eksperimen ilmiah.
Misi penerbangan terakhir berlangsung yang paling panjang, yakni 2 tahun. Ketika X-37B kembali ke Bumi tahun lalu, ia mendarat pada malam hari di Pusat Luar Angkasa Kennedy.
Angkatan Udara Amerika Serikat memiliki setidaknya 2 buah pesawat ruang angkasa X-37B yang dapat digunakan berulang, dan masing-masing sudah pernah terbang beberapa kali. Pangkalannya adalah bekas hanggar pesawat ulang-alik di Kennedy Space Center.
Associated Press melaporkan bahwa para pejabat Amerika Serikat tidak mengungkapkan berapa lama X-37B akan bertahan di lintasan, juga tidak mengungkapkan tujuan misi. Namun Jim Chilton, pengembang pesawat X-37B yang juga merupakan wakil presiden senior Boeing menunjukkan bahwa waktu setiap kali pesawat bertugas semakin lama. (Baca juga: Realme TV Akan Dilengkapi Chip MediaTek dan Dolby Audio )
X-37B adalah pesawat yang dikembangkan dengan konsep pesawat ruang angkasa tak berawak, dapat digunakan kembali, mampu lepas landas secara vertikal dan mendarat secara horizontal. Angkatan Udara AS, yang saat ini memiliki dua unit X-37B sejak awal enggan mengomentari kemampuan dan peran yang dilakukan pesawat itu selama waktu di luar angkasa. Pihak AU AS hanya mengatakan bahwa X-37B digunakan untuk eksperimen ilmiah.
Misi penerbangan terakhir berlangsung yang paling panjang, yakni 2 tahun. Ketika X-37B kembali ke Bumi tahun lalu, ia mendarat pada malam hari di Pusat Luar Angkasa Kennedy.
Angkatan Udara Amerika Serikat memiliki setidaknya 2 buah pesawat ruang angkasa X-37B yang dapat digunakan berulang, dan masing-masing sudah pernah terbang beberapa kali. Pangkalannya adalah bekas hanggar pesawat ulang-alik di Kennedy Space Center.
Lihat Juga :