Demi Keamanan Rekening Bank, Hapus Aplikasi Ini di Ponsel Anda Sekarang!

Jum'at, 12 Maret 2021 - 10:18 WIB
loading...
Demi Keamanan Rekening...
Aplikasi yang bisa melewati perlindungan Google Play Protect sangat berbahaya karena bisa masuk ke aplikasi keuangan pengunduhnya di Android. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Peneliti keamanan siber kembali menemukan aplikasi berbahaya di ponsel Android yang berhasil mengecoh sistem keamanan Play Protect di Google Play. Baca juga: BSSN Deteksi Serangan Malware dan Trojan Paling Banyak Tahun 2020

Aplikasi yang bisa melewati perlindungan Google Play Protect sangat berbahaya karena bisa masuk ke aplikasi keuangan pengunduhnya di Android. Menurut Check Point Research, dropper bernama Clast82 dapat menghindari deteksi oleh Google Play Protect dan dapat mengubah muatan dari aplikasi yang tidak berbahaya menjadi aplikasi yang dapat mengakses akun keuangan dan mengendalikan handset korbannya.

Check Point, sebut Phone Arena, menemukan dropper, yang dipicu oleh penyerang jarak jauh, memasukkan kode berbahaya ke dalam aplikasi keuangan yang sah.

Seberapa berbahayakah temuan ini? Check Point mengatakan, "Setelah mengambil kendali perangkat, penyerang memiliki kemampuan untuk mengontrol fungsi tertentu, sama seperti jika mereka memegang perangkat secara fisik, seperti menginstal aplikasi baru di perangkat, atau bahkan mengontrolnya dengan TeamViewer." Yang disebutkan terakhir banyak digunakan oleh perusahaan sebagai aplikasi untuk mendapatkan akses jarak jauh guna membantu layanan perangkat yang tidak berfungsi.

Karena penyerang dapat mengubah perilaku asli aplikasi yang terinfeksi, pemindaian yang digunakan dengan perlindungan Google Play tidak akan membantu menemukan sifat jahatnya. "Sebuah solusi yang memantau perangkat itu sendiri, terus-menerus memindai koneksi jaringan dan perilaku oleh aplikasi akan dapat mendeteksi perilaku tersebut," kata Check Point.

Penemuan awal dibuat pada 27 Januari dan masalah itu dibahas dengan Google keesokan harinya. Pada 9 Februari, Google mengonfirmasi bahwa semua aplikasi Clast82 telah dihapus dari Google Play Store. Meskipun telah dihapus dari etalase aplikasi Android, mereka mungkin masih ada di ponsel Anda.

Jika Anda memiliki salah satu dari sembilan aplikasi di bawah ini di handset Anda, segera hapus instalannya:
- Cake VPN (com.lazycoder.cakevpns)
- Pacific VPN (com.protectvpn.freeapp)
- eVPN (com.abcd.evpnfree)
- BeatPlayer (com.crrl.beatplayers)
- QR / Barcode Scanner MAX (com.bezrukd.qrcodebarcode)
- Pemutar Musik (com.revosleap.samplemusicplayers)
- tooltipnatorlibrary (com.mistergrizzlys.docscanpro)
- QRecorder (com.record.callvoicerecorder)
- eVPN (com.abcd.evpnfree)

Seperti yang sering SINDOnews sampaikan, cara terbaik untuk mengetahui aplikasi berbahaya sebelum Anda mengunduhnya adalah dengan membaca bagian komentar di Play Store/App Store. Lalu mencari komentar yang berkaitan dengan perilaku tidak biasa dari aplikasi. Baca juga: Tahun 2029 Asteroid Apophis Datangi Bumi Lagi dengan Jarak Hanya 40.000 Km
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Rekor 100%! Seluruh...
Rekor 100%! Seluruh Perusahaan Indonesia Kompak Pakai AI demi Keamanan Siber
Orang Indonesia Suka...
Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik
Serangan kian Masif,...
Serangan kian Masif, Pembentukan UU Keamanan Siber Tak Bisa Lagi Ditunda
Mengapa Media Monitoring...
Mengapa Media Monitoring Jadi Kunci dalam Krisis Siber di Era Geopolitik Digital?
Wamenkomdigi: AI Ubah...
Wamenkomdigi: AI Ubah Pola Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif
Rekomendasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Memodernisasikan Pertahanan...
Memodernisasikan Pertahanan Maritim, Indonesia Berpotensi Kembangkan Teknologi Kapal Laut
Infografis
Awas! 16 Aplikasi Ini...
Awas! 16 Aplikasi Ini Bisa Bikin Baterai Ponsel Sekarat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved