DREAMSEA dan PANDI Bicarakan Manuskrip dan Digitalisasi Aksara Nusantara

Senin, 08 Maret 2021 - 18:08 WIB
loading...
DREAMSEA dan PANDI Bicarakan...
Salah satu kegiatan digitalisasi yang tengah dilakukan yaitu melalui program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA). FOTO/ Dreamsea
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki kekayaan manuskrip yang sangat beragam, mulai dari aksara, bahasa, bahan, hingga tradisinya. Upaya pelestarian berupa preservasi dan konservasi sedang giat dilakukan oleh berbagai lembaga maupun perorangan. Digitalisasi merupakan salah satu upaya preservasi dengan mengalihmediakan manuskrip ke dalam format digital untuk kemudian disajikan secara daring dengan akses terbuka.

Salah satu kegiatan digitalisasi yang tengah dilakukan yaitu melalui program Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA). Program ini bertujuan untuk mendigitalisasi naskah kuno di Asia Tenggara, khususnya terhadap manuskrip-manuskrip yang disimpan oleh masyarakat Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Centre for the Study of Manuscript Cultures (CSMC) University of Hamburg atas dukungan lembaga filantropis Arcadia Fund.

Sinergi tersebut dituangkan dalam acara Webinar Series on Indonesian Digitised Manuscripts ke-4 dengan tema: "Manuskrip dan Digitalisasi Aksara Nusantara". Para narasumber yang akan berbagi informasi dalam webinar ini merupakan tokoh inspiratif dalam bidang pelestarian manuskrip dan aksara Nusantara, yaitu Prof. Dr. Oman Fathurahman (Principal Investigator DREAMSEA, Pengampu NGARIKSA), Dr. Munawar Holil, M.Hum. (Ketua Umum Masyarakat Pernaskahan Nusantara), Prof. Dr. Yudho Giri Sucahyo (Ketua Dewan Pengurus PANDI), dan Andi Alfian Mallarangeng, Ph.D. (Pembina Yayasan Lontaraq Nusantara).

Di pihak lain, Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) tengah berupaya untuk mendigitalisasi setiap aksara daerah yang ada di Indonesia agar dapat digunakan dalam berbagai platform digital. Aksara daerah yang banyak terdokumentasikan dalam manuskrip kuno Nusantara menjadi sumber utama dalam proses digitalisasi aksara, namun, tidak banyak orang yang mampu membacanya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang baik dengan pihak yang memiliki keahlian dalam pengkajian manuskrip. Dalam hal ini, Manassa sebagai satu-satunya lembaga profesi yang mengkhususkan diri dalam kajian manuskrip Nusantara menjadi jembatan pengetahuan naskah dan aksara Nusantara.

Ketua PANDI,Yudho Giri Sucahyo menyebut bahwa promosi dan sosialisasi digitalisasi aksara Nusantara juga harus giat dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Kirim Starlink...
AS Berencana Kirim Starlink untuk Hidupkan Layanan Internet Iran
China Curigai Proses...
China Curigai Proses Pembelian Manus oleh Meta
Cloudflare Ungkap Tren...
Cloudflare Ungkap Tren Penggunaan Internet 2025 Naik 19%
Strategi Digital Marketing...
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Keuntungan dan Otoritas Pasar Bisnis
DPR AS Selidiki Starlink...
DPR AS Selidiki Starlink Milik Elon Musk Terkait Penipuan di Myanmar
Afghanistan Gelap Gulita:...
Afghanistan Gelap Gulita: Takut Warga Akses Pornografi, Rezim Taliban Padamkan Internet Seluruh Negara
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Aksi Cepat Guru di Limapuluh...
Aksi Cepat Guru di Limapuluh Kota: TKA Digelar di Bukit demi Sinyal Internet
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Rekomendasi
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved