Rencana SpaceX Membawa Astronot NASA ke Stasiun ISS Molor Jadi 22 April

Selasa, 09 Maret 2021 - 07:34 WIB
loading...
Rencana SpaceX Membawa...
Roket SpaceX Falcon 9, dengan kapsul Crew Dragon, diluncurkan membawa empat astronot pada misi operasional pertama awak komersial NASA di Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS 15 November 2020. Foto/REUTERS/Joe Skipper
A A A
JAKARTA - Rencana roket SpaceX yang akan membawa astronot NASA ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) kembali molor dari jadwal. Sebelumnya, peluncuran akan dilakukan pada 20 April 2021 anmun menjadi molor hingga 22 April 2021.

Dikutip dari Reuters , Selasa (9/3/2021) SpaceX, perusahaan roket swasta milik pengusaha miliarder Elon Musk, sebelumnya dijadwalkan untuk membawa tim stasiun luar angkasa "operasional" keduanya ke orbit NASA pada akhir Maret. Tetapi NASA mengumumkan pada bulan Januari bahwa peluncuran akan dilakukan pada 20 April 2021. (Baca: Misi Apollo 11 ke Bulan Ternyata Beresiko Mengakhiri Kehidupan di Bumi)

Juru Bicara NASA Dan Huot mengatakan, jadwal disesuaikan lagi berdasarkan waktu penerbangan yang tersedia ke stasiun luar angkasa. "Ini didorong oleh mekanisme orbital, yang akan menjaga kebutuhan astronot untuk tidur seminimal mungkin," kata juru bicara NASA Dan Huot.

Penerbangan ini menandai misi rotasi awak stasiun luar angkasa penuh kedua yang diluncurkan di atas pesawat ruang angkasa milik SpaceX Falcon 9 dengan menggunakan kapsul Crew Dragon yang akan dibawa ke orbit.

SpaceX Crew-2 yang beranggotakan empat orang terdiri dari dua astronot NASA , komandan misi Shane Kimbrough dan pilot Megan McArthur, bersama dengan astronot Jepang Akihiko Hoshide dan sesama spesialis misi Thomas Pesquet dari Badan Antariksa Eropa. (Baca juga: Ankatan Luar ANgkasa AS Luncurkan Roket Pertama untuk Pelajari Ionosfer Bumi)

Setelah sampai di ISS, mereka akan bergabung dengan empat astronot SpaceX Crew-1 yang tiba pada bulan November, dan kosmonot dibawa ke pos terdepan yang mengorbit di atas pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18. Crew-2 yang baru tiba akan tetap berada di orbit enam bulan, sementara Crew-1 akan kembali ke bumi pada awal Mei.

McArthur akan menjadi orang kedua dari keluarganya yang mengendarai Crew Dragon ke luar angkasa. Suaminya, Bob Behnken, adalah salah satu dari dua astronot NASA pada peluncuran Crew Dragon berawak pertama. Penerbangan uji coba Agustus lalu menandai misi orbit manusia pertama NASA dari tanah AS dalam sembilan tahun, setelah berakhirnya program pesawat ulang-alik pada 2011.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rugi Rp85 Triliun, Mengapa...
Rugi Rp85 Triliun, Mengapa Valuasi SpaceX Malah Meroket Tembus Rp29.750 Triliun?
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan...
SpaceX Dilaporkan Mempertimbangkan Bergabung dengan Tesla
Rekomendasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved