Genap Berusia 12 Tahun dan 2 Miliar Pengguna, Musuh Whatsapp Cuma Satu: Aturan Privasi

Kamis, 25 Februari 2021 - 14:34 WIB
loading...
Genap Berusia 12 Tahun...
Tahun ini WhatsApp genap berusia 12 tahun. Melalui akun Twitter resminya, WhatsApp mengucapkan ulang tahun untuk dirinya sendiri, dan memamerkan keunggulannya dibanding aplikasi serupa. Foto: dok WhatsApp.
A A A
JAKARTA - 2021 bukan tahun yang bagus bagi WhatsApp , mengingat di awal tahun aplikasi perpesanan itu dihantam isu kerentanan seputar privasi data penggunanya. Terutama, setelah perusahaan mengeluarkan aturan baru yang memaksa pengguna untuk menyetujuinya.

Kendati demikian, WhatsApp masih memiliki begitu banyak pengguna. Meskipun ada laporan yang menyebutkan bahwa WhatsApp mengalami penurunan pengguna hingga 11%.

BACA JUGA: 6 Hal yang Bisa Dilakukan di Motoplex Gaia Moto Antasari

Di tahun ini juga, WhatsApp genap berusia 12 tahun. Melalui akun Twitter resminya, WhatsApp mengucapkan ulang tahun untuk dirinya sendiri, dan memamerkan keunggulannya dibanding aplikasi serupa.

WhatsApp mengatakan, bahwa ada lebih dari 2 miliar pengguna aktif setiap bulannya yang mengirimkan lebih dari 100 miliar pesan, dan juga melakukan lebih dari 1 miliar panggilan setiap harinya.

"Kami akan terus melanjutkan komitmen kami terkait privasi Anda dengan enkripsi end-to-end. Selalu dan selamanya. Selamat 12 tahun WhatsApp!" tulis WhatsApp, Kamis (25/2).

Sekadar informasi, pada 2009, Brian Acton dan Jan Koum merupakan pendiri WhatsApp, setelah mereka berhenti dari pekerjaannya di Yahoo!.

Kemudian pada 2014, Acton kemudian menjual WhatsApp kepada Facebook. Harganya tidak main-main, saat itu saja sudah dibanderol USD22 miliar.

Kini Acton membangun kembali aplikasi serupa yang digadang lebih aman, yakni Signal. Acton menjabat sebagai Executive Chairman Signal Founsation, lembaga yang membantu pengembangan aplikasi Signal.

Signal merupakan aplikasi kirim pesan yang mengalami kenaikan jumlah pengguna dalam beberapa hari terakhir, setelah direkomendasikan oleh pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk, melalui akun Twitter pribadinya

Signal dan penantang lainnya, Telegram, mengancam kepopuleran WhatsApp, setelah aplikasi di bawah naungan Facebook itu mengeluarkan aturan privasi baru yang kontroversi.

Namun, kepopuleran WhatsApp sepertinya tak tergoyahkan. Seperti disebutkan sebelumnya, masih sangat banyak pengguna WhatsApp yang tersebar di seluruh dunia.

BACA JUGA: Meluncur Awal Maret 2021, Mari Menebak Berapa Harga Honda City Hatchback

Mungkin kepedulian masyarakat terhadap data di dunia maya belum cukup tinggi. Atau WhatsApp memang dirasa aplikasi yang cukup aman.

Meski begitu, WhatsApp juga sudah berkali-kali mengeluarkan klarifikasi bahwa aplikasinya dijamin aman, dan tak ada privasi pengguna yang disalahgunakan. Langkah ini sebagai respon agar perusahaan tak kehilangan lebih banyak penggunanya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Ngeri atau Canggih?...
Ngeri atau Canggih? Meta Rilis Fitur WhatsApp AI yang Bisa Balas Chat Keluarga Sendiri
Tiru Telegram, Anggota...
Tiru Telegram, Anggota Baru Grup WhatsApp bisa Lihat 100 Pesan Lama
WhatsApp Luncurkan Mode...
WhatsApp Luncurkan Mode Keamanan Ketat untuk Melindungi Pengguna
WhatsApp Luncurkan Fitur...
WhatsApp Luncurkan Fitur Penanda Nama dan Pengingat Acara di Group
Telegram vs WhatsApp:...
Telegram vs WhatsApp: Mana yang Terbaik untuk Komunikasi Bisnis di 2024?
4 Fitur Baru WhatsApp...
4 Fitur Baru WhatsApp yang Akan Hadir
Deretan HP yang Tak...
Deretan HP yang Tak Bisa Gunakan WhatsApp Tahun Depan
Rekomendasi
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Sejarah Pembentukan...
Sejarah Pembentukan Koopssus TNI yang kini Berusia 2 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved