Bisnis Apple Bisa Hancur Berkeping-keping karena RUU Ini

Sabtu, 13 Februari 2021 - 09:41 WIB
loading...
A A A
Selama konferensi pers, Senator Negara Bagian, Kyle Davison, mengatakan, tujuan dari RUU ini adalah untuk menyamakan kedudukan bagi pengembang aplikasi di North Dakota dan melindungi pelanggan dari biaya monopoli yang menghancurkan yang dikenakan oleh perusahaan teknologi besar.

Davison percaya pemotongan 30% dari pendapatan dalam aplikasi yang dikumpulkan oleh Apple dan Google akhirnya "menaikkan harga dan membatasi pilihan bagi konsumen".

RUU tersebut mensyaratkan platform distribusi aplikasi digital yang menerima pendapatan lebih dari USD10 juta setahun harus mematuhi batasan tertentu. Misalnya, jika RUU menjadi undang-undang negara bagian, di North Dakota Apple harus mengizinkan pengguna untuk melakukan sideload aplikasi dari toko aplikasi pihak ketiga sesuatu yang saat ini tidak diizinkan oleh raksasa teknologi.

"Kami harus menunjukkan bahwa meskipun Google juga mengambil potongan 30% dari pendapatan dalam aplikasi yang dihasilkan dari Play Store, Android mengizinkan pengguna untuk melakukan sideload aplikasi dari toko aplikasi pihak ketiga seperti yang dimiliki oleh Amazon," kata Davidson dilansir Phone Arena.

Dakota Utara tidak hanya ingin menghukum Apple dengan mengeluarkan undang-undang, Kongres AS sedang mempertimbangkan untuk menyelidiki Apple. Di Eropa ada dua investigasi antitrust aktif yang dilakukan di App Store dan Apple Pay.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Apple Ancam Siap Hapus...
Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Astronot Artemis II...
Astronot Artemis II Ternyata Bawa iPhone 17 Pro Max ke Bulan
Pasar Game Hancur Lebur!...
Pasar Game Hancur Lebur! Epic Games PHK 1.000 Orang, Pemain Fortnite Kabur
Cara Deteksi Modus Penipuan...
Cara Deteksi Modus Penipuan Pakai HP Samsung dan iPhone
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan MacBook Pro dengan Layar Sentuh Akhir Tahun
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Perancang iPhone Sebut...
Perancang iPhone Sebut Layar Sentuh Bukan Teknologi yang Tepat untuk Mobil
CEO Ford Sebut Xiaomi...
CEO Ford Sebut Xiaomi SU7 adalah Apple-nya China
Rekomendasi
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Tak Memiliki Pertahanan...
Tak Memiliki Pertahanan Rudal Balistik, Inggris Bisa Hancur Lebur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved