Vivo No 1 dan Realme No 4, Hasil Pengapalan Ponsel Q4 2020

Jum'at, 12 Februari 2021 - 22:05 WIB
loading...
Vivo No 1 dan Realme No 4, Hasil Pengapalan Ponsel Q4 2020
Realme menempati posisi keempat untuk kedua kalinya sejak tahun 2019 lalu. Foto: dok Realme.
JAKARTA - Firma riset smartphone global, Canalys , melaporkan deretan merek smartphone terbanyak yang dijual sepanjang Q4 2020, sekaligus menjadikannya merek terbaik pada periode tersebut.

Dalam laporan tersebut, Realme berhasil kembali masuk dalam deretan lima besar. Di kawasan Asia Tenggara dan Indonesia, Realme menempati posisi keempat untuk kedua kalinya sejak tahun 2019 lalu.

BACA JUGA: Samsung Galaxy S21 Ultra 5G Ternyata Jauh Lebih Hemat Baterai Dibanding iPhone 12 Pro Max

Berdasarkan hasil riset tersebut, kawasan Asia Tenggara dikuasai oleh Vivo menempati posisi teratas dengan market share 21%. Kemudian diikuti Oppo dengan market share juga 21%.

Sedangkan di posisi ketiga ada Samsung dengan market share 15%, keempat Realme dengan market share 13%, dan di posisi kelima ditempati Xiaomi dengan market share 12%.



Sementara untuk pasar Indonesia, Vivo juga menempati posisi teratas dengan market share 25%, dan di belakangnya ada Oppo dengan market share 24%.

Sementara perubahan terjadi di posisi ketiga yang ditempati oleh Xiaomi dengan dengan market share 15%. Pada posisi keempat tetap diduduki Realme juga dengan market share 15%. Dan terakhir Samsung dengan market share 14%.

"Realme juga menempati peringkat ke-3 di Filipina, dan mempertahakan pertumbuhan lebih dari 100% dari tahun ke tahun di negara-negara berkembang, seperti Thailand dan Myanmar," kata Palson Yi, Marketing Director realme Indonesia.

BACA JUGA: Alasan Komunitas Bukalapak Paling Vibrant Dibanding Marketplace Lainnya

Masih berdasarkan data dari Canalys, Realme juga berada di Top 5 Smartphone Brand dengan pengiriman yang menyebar di banyak wilayah.



Adapun wilayah tersebut adalah India, wilayah Asia Tenggara secara keseluruhan, seperti di Indonesia, Bangladesh, Kamboja, Thailand, Malaysia, Myanmar, Pakistan, Filipina, Rusia, Mesir, Israel, Republik Ceko, dan Yunani.

Survei Canalys ini mengukur pengapalan atau distribusi ponsel ke penjual, bukan jumlah ponsel yang terjual ke konsumen.
(dan)
preload video
Komentar Anda
TEKNO UPDATE