Biar Biaya Telekomunikasi Murah, XL Axiata Intensif Uji Coba Open RAN
Kamis, 11 Februari 2021 - 02:31 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk itu, dilakukan uji coba untuk call services, data browsing, upload dan download, aksesibilitas dan retainability, availabilitas dan mobilitas (handover), serta utilisasi dan kualitas jaringan," tambahnya.
Menurut Gede, pada 2021 ini XL Axiata berencana melakukan uji coba Open RAN dengan partner teknologi lainnya. Ini guna mendapatkan lebih banyak pilihan sebelum implementasi. Uji coba tersebut sekaligus guna membandingkan kualitas kinerja dan kemampuan dari partner teknologi.
Proses selanjutnya setelah uji coba tahap awal ini adalah pilot project deployment Open RAN. Langkah itu untuk memastikan lebih lanjut seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan teknologi ini.
Ambon dipilih XL Axiata sebagai lokasi uji coba Open RAN dengan pertimbangan, area ini memiliki potensi bisnis yang cukup baik untuk ekspansi jaringan di masa mendatang. Dengan berhasilnya uji coba di Ambon membuka peluang implementasi Open RAN di seluruh area rural Indonesia, termasuk di Kawasan Indonesia Timur.
"Ini nanti memang akan kami terapkan guna mendukung upaya memperluas jaringan di peloso-pelosok daerah, termasuk dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan jaringan internet ke desa-desa terpencil,” lanjut Gede.
Menurut Gede, pada 2021 ini XL Axiata berencana melakukan uji coba Open RAN dengan partner teknologi lainnya. Ini guna mendapatkan lebih banyak pilihan sebelum implementasi. Uji coba tersebut sekaligus guna membandingkan kualitas kinerja dan kemampuan dari partner teknologi.
Proses selanjutnya setelah uji coba tahap awal ini adalah pilot project deployment Open RAN. Langkah itu untuk memastikan lebih lanjut seberapa besar manfaat yang bisa dihadirkan teknologi ini.
Ambon dipilih XL Axiata sebagai lokasi uji coba Open RAN dengan pertimbangan, area ini memiliki potensi bisnis yang cukup baik untuk ekspansi jaringan di masa mendatang. Dengan berhasilnya uji coba di Ambon membuka peluang implementasi Open RAN di seluruh area rural Indonesia, termasuk di Kawasan Indonesia Timur.
"Ini nanti memang akan kami terapkan guna mendukung upaya memperluas jaringan di peloso-pelosok daerah, termasuk dalam mendukung program pemerintah dalam penyediaan jaringan internet ke desa-desa terpencil,” lanjut Gede.
Lihat Juga :