Misteri Siapa yang Dimakamkan di Sutton Hoo Inggris Belum Juga Terungkap
Rabu, 10 Februari 2021 - 10:35 WIB
loading...
Helm yang ditemukan di kuburan kapal Sutton Hoo adalah salah satu penemuan arkeologi paling ikonik yang ada di Inggris Raya. Foto/dok
A
A
A
LONDON - Hingga kini para arkeolog belum bisa mengungkap siapa yang dimakamkan di Sutton Hoo, Suffolk, Inggris. Banyak arkeolog yang memperkirakan bahwa itu adalah makam Raja Raedwald api belum ada bukti otentik yang menguatkan perkiraan itu dimakam berusia 1.400 tahun itu.
Areal pemakaman itu berisi banyak barang mewah dan terbaik yang mengisyaratkan kalau jenaah yang dimakamkan di sana bukan orang sembarangan. Para peneliti telah mempelajari artefak tersebut sejak sebuah tim, yang dipimpin oleh arkeolog Basil Brown, menemukan pemakaman tersebut pada tahun 1939. (Baca: Diyakini Pernah Dipakai Raja Daud, Arkeolog Temukan Potongan Kain Berusia 3.000 Tahun)
Pemakaman berisi banyak penguburan, meskipun banyak yang telah dirampok habis-habisan. Penguburan paling terkenal, dan yang terlewat oleh perampok, dikenal sebagai "pemakaman kapal besar" dan berisi sisa-sisa kapal sepanjang 88,6 kaki (27 meter) yang memiliki ruang pemakaman berisi 263 artefak.
Artefak ini termasuk gesper sabuk emas rumit yang menggambarkan relief ular, binatang buas, dan burung pemangsa. Mereka juga termasuk perak dan koin dari Kekaisaran Bizantium, pedang dengan gagang terbuat dari permata dan aksesoris gaun emas yang memiliki mineral garnet dari Sri Lanka.
Arkeolog menunjuk ke Raja Raedwald karena tanggal koin dan artefak lainnya cocok dengan waktu pemerintahannya. Lokasi Sutton Hoo di East Anglia dan kekayaan artefaknya menghubungkannya dengan dinasti kerajaan East Anglian.
Raja Raedwald memerintah sebuah kerajaan di East Anglia. Pada satu titik, dia membangun sebuah kuil yang memiliki altar Kristen dan altar pagan berdampingan, St. Bede (hidup 672-735 M). (Baca juga: UEA: Pesawat Luar Angkasa Hope Masuki Orbit Planet Mars)
Areal pemakaman itu berisi banyak barang mewah dan terbaik yang mengisyaratkan kalau jenaah yang dimakamkan di sana bukan orang sembarangan. Para peneliti telah mempelajari artefak tersebut sejak sebuah tim, yang dipimpin oleh arkeolog Basil Brown, menemukan pemakaman tersebut pada tahun 1939. (Baca: Diyakini Pernah Dipakai Raja Daud, Arkeolog Temukan Potongan Kain Berusia 3.000 Tahun)
Pemakaman berisi banyak penguburan, meskipun banyak yang telah dirampok habis-habisan. Penguburan paling terkenal, dan yang terlewat oleh perampok, dikenal sebagai "pemakaman kapal besar" dan berisi sisa-sisa kapal sepanjang 88,6 kaki (27 meter) yang memiliki ruang pemakaman berisi 263 artefak.
Artefak ini termasuk gesper sabuk emas rumit yang menggambarkan relief ular, binatang buas, dan burung pemangsa. Mereka juga termasuk perak dan koin dari Kekaisaran Bizantium, pedang dengan gagang terbuat dari permata dan aksesoris gaun emas yang memiliki mineral garnet dari Sri Lanka.
Arkeolog menunjuk ke Raja Raedwald karena tanggal koin dan artefak lainnya cocok dengan waktu pemerintahannya. Lokasi Sutton Hoo di East Anglia dan kekayaan artefaknya menghubungkannya dengan dinasti kerajaan East Anglian.
Raja Raedwald memerintah sebuah kerajaan di East Anglia. Pada satu titik, dia membangun sebuah kuil yang memiliki altar Kristen dan altar pagan berdampingan, St. Bede (hidup 672-735 M). (Baca juga: UEA: Pesawat Luar Angkasa Hope Masuki Orbit Planet Mars)
Lihat Juga :