Ilmuwan PBB Salah Hitung, Air Laut Diyakini Naik Lebih Cepat dari Perkiraan

Minggu, 07 Februari 2021 - 22:46 WIB
loading...
A A A
Namun, dia mengatakan, makalah tersebut tidak menjelaskan berapa banyak lagi emisi gas rumah kaca (dan berapa banyak pemanasan) yang mereka asumsikan akan terjadi di abad berikutnya. "Penting bagi publik untuk memahami bahwa model iklim tidak bekerja seperti prakiraan cuaca," kata Hill.

Mereka tidak dirancang untuk memberi tahu Anda berapa suhu pada 10 tahun dari sekarang. Mereka dirancang membantu orang memahami apa yang sedang terjadi di iklim global, faktor apa yang paling penting dalam membentuk masa depan, dan bagaimana masa depan itu bisa diubah.

"Hal lain yang diingatkan oleh jenis penelitian ini adalah bahwa batas atas yang diprediksi oleh IPCC tidak boleh ditafsirkan sebagai kenaikan permukaan laut 'yang paling mungkin'," kata Andra Garner, ilmuwan iklim di Universitas Rowan.

"Batas atas dari laporan IPCC biasanya ditetapkan sebagai persentil ke-83," ujarnya. Ini berarti angka permukaan laut tertinggi IPCC sebenarnya adalah titik di mana 83% kemungkinan hasil berada di bawah. Sementara, seperti yang dicatat oleh penulis, ini berarti bahwa laut yang lebih tinggi -tingkat dianggap lebih kecil kemungkinannya, itu tidak dianggap tidak mungkin atau keluar dari pertanyaan. Baca juga: Royal Enfield Meteor 350 Dijual Mulai Rp91 Juta
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Pendidikan Iklim Sejak...
Pendidikan Iklim Sejak Dini: Italia Wajibkan, Indonesia Baru Punya Oase di Semarang
Grab Pamer Angka Hijau...
Grab Pamer Angka Hijau Fantastis, tapi Cukupkah untuk Menebus Dosa Asap di Jalanan?
Panas Ekstrem di Indonesia...
Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama
5 Negara dengan Polusi...
5 Negara dengan Polusi Udara Terkotor di Dunia
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Rekomendasi
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Berita Terkini
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Infografis
Ilmuwan Swiss Berhasil...
Ilmuwan Swiss Berhasil Ciptakan Baterai Hidup dari Jamur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved