Kabar Gembira, Ilmuwan Israel: Ada Penurunan Infeksi karena Vaksin COVID
Sabtu, 06 Februari 2021 - 10:35 WIB
loading...
Sekitar 90% orang lanjut usia di Israel telah divaksinasi COVID-19. Foto/Ronen Zvulun/Reuters
A
A
A
TEL AVIV - Kabar gembira datang dari Israel terkait efektivitas vaksin mencegah COVID-19 . Para peneliti melihat tanda-tanda bahwa vaksin COVID-19 membantu mengekang infeksi dan rawat inap di antara orang tua, hampir 6 pekan setelah suntikan dilakukan pada kelompok tersebut. Baca juga: Rezim Erdogan Dituding 'Jual' Uighur dengan Imbalan Vaksin China
Negara tersebut adalah yang pertama merilis data yang menunjukkan vaksin bekerja dalam kelompok besar orang, menyusul berita dua pekan lalu bahwa suntikan tampaknya mengurangi infeksi pada individu yang divaksinasi.
Hampir 90% orang yang berusia 60 tahun ke atas di negara ini telah menerima dosis pertama vaksin 2 dosis Pfizer sejauh ini. Sekarang, data yang dikumpulkan oleh Kementerian Kesehatan Israel menunjukkan bahwa ada penurunan 41% dalam infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi pada kelompok usia itu, dan penurunan 31% dalam rawat inap dari pertengahan Januari hingga awal Februari 2021.
Sebagai perbandingan, untuk orang yang berusia 59 dan lebih muda -lebih dari 30% telah divaksinasi- kasus turun hanya 12% dan rawat inap sebesar 5% pada waktu yang sama. Angka tersebut didasarkan pada analisis sekitar seperempat juta infeksi COVID-19.
![Kabar Gembira, Ilmuwan Israel: Ada Penurunan Infeksi karena Vaksin COVID]()
“Apa yang kami lihat di sini adalah tanda-tanda awal dan sangat menggembirakan bahwa vaksin itu berhasil pada populasi,” kata Florian Krammer, ahli virus di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York City, seperti dilaporkan Nature.com.
Penurunan jumlah kasus dan rawat inap mungkin tidak hanya karena vaksin. Pada bulan Januari, pemerintah setempat memberlakukan penguncian nasional sebagai tanggapan atas wabah yang merajalela di negara itu.
Negara tersebut adalah yang pertama merilis data yang menunjukkan vaksin bekerja dalam kelompok besar orang, menyusul berita dua pekan lalu bahwa suntikan tampaknya mengurangi infeksi pada individu yang divaksinasi.
Hampir 90% orang yang berusia 60 tahun ke atas di negara ini telah menerima dosis pertama vaksin 2 dosis Pfizer sejauh ini. Sekarang, data yang dikumpulkan oleh Kementerian Kesehatan Israel menunjukkan bahwa ada penurunan 41% dalam infeksi COVID-19 yang dikonfirmasi pada kelompok usia itu, dan penurunan 31% dalam rawat inap dari pertengahan Januari hingga awal Februari 2021.
Sebagai perbandingan, untuk orang yang berusia 59 dan lebih muda -lebih dari 30% telah divaksinasi- kasus turun hanya 12% dan rawat inap sebesar 5% pada waktu yang sama. Angka tersebut didasarkan pada analisis sekitar seperempat juta infeksi COVID-19.

“Apa yang kami lihat di sini adalah tanda-tanda awal dan sangat menggembirakan bahwa vaksin itu berhasil pada populasi,” kata Florian Krammer, ahli virus di Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York City, seperti dilaporkan Nature.com.
Penurunan jumlah kasus dan rawat inap mungkin tidak hanya karena vaksin. Pada bulan Januari, pemerintah setempat memberlakukan penguncian nasional sebagai tanggapan atas wabah yang merajalela di negara itu.
Lihat Juga :