Gabungan Badan Antariksa Akan Gelar Misi untuk Pemetaan Es di Mars
Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Setiap data ilmiah yang dikumpulkan oleh pengorbit akan dibagikan kepada dunia, baik untuk kepentingan penelitian maupun pengintaian umum Mars.
Sebelum misi manusia ke Mars, NASA mengirim astronot kembali ke bulan di bawah program Artemis, yang bertujuan untuk mendaratkan wanita pertama dan pria berikutnya di Kutub Selatan bulan yang belum dijelajahi pada tahun 2024. (Baca juga: Teleskop Ini Menangkap Detail Permukaan Bulan Tempat Apollo 15 Mendarat)
Menjelang misi tersebut, NASA berencana mengirim VIPER, atau Volatiles Investigating Polar Exploration Rover, untuk melihat lebih dekat es air yang terperangkap di bagian yang secara permanen dibayangi wilayah kutub ini. Es ini juga dapat digunakan untuk membantu astronot Artemis dengan berbagai cara - dan membantu NASA memahami cara memanfaatkan sumber daya di tempat yang ada di bulan dan Mars.
"Selain mendukung rencana misi manusia di masa depan ke Mars , mempelajari lebih lanjut tentang es di bawah permukaan akan membawa peluang signifikan bagi penemuan ilmiah," kata Eric Ianson, Wakil Direktur Divisi Ilmu Planet NASA dan Direktur Program Eksplorasi Mars.
Pemetaan es air di dekat permukaan akan mengungkap bagian hidrosfer Mars yang belum tersembunyi dan lapisan di atasnya, yang dapat membantu mengungkap sejarah perubahan lingkungan di Mars. Penelitian itu akan mengarahkan kita mengetahui kemungkinan adanya kehidupan di Mars.
Sebelum misi manusia ke Mars, NASA mengirim astronot kembali ke bulan di bawah program Artemis, yang bertujuan untuk mendaratkan wanita pertama dan pria berikutnya di Kutub Selatan bulan yang belum dijelajahi pada tahun 2024. (Baca juga: Teleskop Ini Menangkap Detail Permukaan Bulan Tempat Apollo 15 Mendarat)
Menjelang misi tersebut, NASA berencana mengirim VIPER, atau Volatiles Investigating Polar Exploration Rover, untuk melihat lebih dekat es air yang terperangkap di bagian yang secara permanen dibayangi wilayah kutub ini. Es ini juga dapat digunakan untuk membantu astronot Artemis dengan berbagai cara - dan membantu NASA memahami cara memanfaatkan sumber daya di tempat yang ada di bulan dan Mars.
"Selain mendukung rencana misi manusia di masa depan ke Mars , mempelajari lebih lanjut tentang es di bawah permukaan akan membawa peluang signifikan bagi penemuan ilmiah," kata Eric Ianson, Wakil Direktur Divisi Ilmu Planet NASA dan Direktur Program Eksplorasi Mars.
Pemetaan es air di dekat permukaan akan mengungkap bagian hidrosfer Mars yang belum tersembunyi dan lapisan di atasnya, yang dapat membantu mengungkap sejarah perubahan lingkungan di Mars. Penelitian itu akan mengarahkan kita mengetahui kemungkinan adanya kehidupan di Mars.
(ysw)
Lihat Juga :