Gabungan Badan Antariksa Akan Gelar Misi untuk Pemetaan Es di Mars

Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:46 WIB
loading...
Gabungan Badan Antariksa...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Misi Mars Ice Mapper dilakukan sejumlah negara untuk mengeksplorasi kemungkinan kehidupan di Planet Mars. Planet merah ini diketahui berupa dataran kering namun diperkirakan terdapat lapisan es di dalam Mars yang bisa digunakan untuk mendukung kehidupan di masa mendatang.

Badan Antariksa Italia, Badan Antariksa Kanada, Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang, dan NASA telah mengumumkan niat mereka untuk mengembangkan rencana misi pemetaan es robotik di Mars. Bersama-sama, agensi akan membuat tim yang akan mengerjakan konsep misi. Ini dikenal sebagai misi Mars Ice Mapper dan dapat mencakup empat pengorbit. Jika konsep misi mendapat lampu hijau dari agensi, itu bisa diluncurkan pada 2026. (Baca: Ilmuwan Mengembangkan Icebot untuk Mengeksplorasi Planet yang Membeku)

Bersama-sama, pengorbit ini akan dapat menemukan endapan es di bawah permukaan Mars , mencatat kedalaman, lokasi, distribusi, dan persediaannya. Satu pengorbit yang dilengkapi dengan radar juga dapat mengumpulkan informasi tentang seberapa mudah diaksesnya endapan es ini.

Misi manusia pertama ke Mars kemungkinan akan terdiri dari 30 hari eksplorasi permukaan. Pengorbit tidak hanya dapat membantu menentukan lokasi pendaratan untuk misi ini, tetapi data mereka juga dapat digunakan untuk menentukan tujuan sains untuk misi tersebut.

Astronot di Mars dapat mengambil inti dari endapan es ini, yang mungkin menunjukkan apakah kehidupan pernah ada di Mars. Misi selanjutnya dengan ekspedisi yang lebih lama di permukaan Mars dapat menggunakan peta endapan es ini untuk mempelajari iklim dan geologi Mars, menghindari medan berbahaya dan menggunakannya sebagai sumber daya. (Baca juga: Pantas Dingin, Musim Hujan Diperkirakan hingga Pertengahan Tahun 2021)

Mengangkut air ke Mars akan menjadi berat dan mahal, jadi menggunakan es lokal di planet merah dapat mengurangi beberapa tantangan dalam membawa sumber daya ini. Konsep tersebut dapat berkembang untuk menyertakan agensi lain dan kemitraan komersial.

"Model kemitraan inovatif untuk Mars Ice Mapper ini menggabungkan pengalaman global kami dan memungkinkan pembagian biaya di seluruh jajaran untuk membuat misi ini lebih layak bagi semua pihak yang berkepentingan," kata Jim Watzin, penasihat senior NASA untuk arsitektur agensi dan penyelarasan misi, dikutip CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Wujudkan Rencana Liburan...
Wujudkan Rencana Liburan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Yamal Usul Duel Fisik...
Yamal Usul Duel Fisik Paredes vs Gavi Berlanjut di Ring Tinju
Berita Terkini
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved