Biden Lanjutkan Ambisi Trump Daratkan Astronot Artemis ke Bulan
Jum'at, 05 Februari 2021 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
Referensi Psaki untuk "pria dan wanita lain" di bulan menggemakan bahasa yang sering digunakan oleh mantan kepala NASA Jim Bridenstine di acara media beberapa tahun terakhir.
Space.com mencatat, 12 orang telah berjalan di Bulan selama program Apollo NASA antara tahun 1969 dan 1972. Mereka semua adalah laki-laki.
"Program Artemis, sebuah waypoint ke Mars, memberikan kesempatan yang tepat untuk menambahkan angka ke sana," kata Psaki tentang jumlah moonwalker.
NASA sendiri memandang Artemis sebagai batu loncatan menuju misi Planet Merah berawak, yang direncanakan oleh badan tersebut untuk mulai terbang pada 2030-an. "Eksplorasi Bulan memiliki dukungan luas dan bikameral di Kongres," imbuhnya.
Pada Desember lalu, sebelum Biden menjabat, NASA menunjuk "tim Artemis" yang terdiri dari 18 astronot yang memenuhi syarat untuk tugas penerbangan, termasuk penerbangan Artemis 2 di sekitar bulan yang saat ini dijadwalkan pada 2023, misi pendaratan Artemis 3 yang dijadwalkan tahun 2024, dan masa depan peluang di Artemis.
Untuk diketahui, Artemis 1, yang dijadwalkan diluncurkan akhir tahun ini, akan menjadi uji terbang tanpa awak di sekitar Bulan.
Astronot NASA Anne McClain, anggota tim Artemis, menimpali pernyatan Psaki di Twitter, "Kami akan siap."
Pemerintahan Trump mengumumkan target pendaratan di Bulan 2024 pada Maret 2019, dengan Wakil Presiden saat itu Mike Pence menekankan pendaratan cepat diperlukan karena AS sedang dalam "perlombaan luar angkasa" dengan China dan Rusia. Kata-katanya menggemakan apa yang oleh para sejarawan terkadang disebut "perlombaan antariksa" era 1960-an, ketika NASA dan Uni Soviet mengirim beberapa misi pertama manusia ke luar angkasa.
Space.com mencatat, 12 orang telah berjalan di Bulan selama program Apollo NASA antara tahun 1969 dan 1972. Mereka semua adalah laki-laki.
"Program Artemis, sebuah waypoint ke Mars, memberikan kesempatan yang tepat untuk menambahkan angka ke sana," kata Psaki tentang jumlah moonwalker.
NASA sendiri memandang Artemis sebagai batu loncatan menuju misi Planet Merah berawak, yang direncanakan oleh badan tersebut untuk mulai terbang pada 2030-an. "Eksplorasi Bulan memiliki dukungan luas dan bikameral di Kongres," imbuhnya.
Pada Desember lalu, sebelum Biden menjabat, NASA menunjuk "tim Artemis" yang terdiri dari 18 astronot yang memenuhi syarat untuk tugas penerbangan, termasuk penerbangan Artemis 2 di sekitar bulan yang saat ini dijadwalkan pada 2023, misi pendaratan Artemis 3 yang dijadwalkan tahun 2024, dan masa depan peluang di Artemis.
Untuk diketahui, Artemis 1, yang dijadwalkan diluncurkan akhir tahun ini, akan menjadi uji terbang tanpa awak di sekitar Bulan.
Astronot NASA Anne McClain, anggota tim Artemis, menimpali pernyatan Psaki di Twitter, "Kami akan siap."
Pemerintahan Trump mengumumkan target pendaratan di Bulan 2024 pada Maret 2019, dengan Wakil Presiden saat itu Mike Pence menekankan pendaratan cepat diperlukan karena AS sedang dalam "perlombaan luar angkasa" dengan China dan Rusia. Kata-katanya menggemakan apa yang oleh para sejarawan terkadang disebut "perlombaan antariksa" era 1960-an, ketika NASA dan Uni Soviet mengirim beberapa misi pertama manusia ke luar angkasa.
Lihat Juga :