Persingkat Perjalanan ke Mars, NASA Lirik Teknologi Nuklir untuk Roket Antariksa

Kamis, 04 Februari 2021 - 13:02 WIB
loading...
A A A
NASA ingin sampai di Mars lebih cepat, untuk meminimalkan waktu awak di luar angkasa , katanya. Ini akan mengurangi paparan mereka terhadap radiasi ruang angkasa, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan termasuk penyakit radiasi, peningkatan risiko kanker seumur hidup, efek sistem saraf pusat, dan penyakit degeneratif.

Itulah mengapa NASA ingin mengembangkan roket bertenaga nuklir. Sistem NTP menggunakan reaktor nuklir untuk menghasilkan panas dari bahan bakar uranium. Energi panas itu memanaskan propelan cair, biasanya hidrogen cair, yang mengembang menjadi gas dan ditembakkan dari ujung belakang, menghasilkan daya dorong dua kali lipat. (Baca juga: Benarkah Ibu Hamil Bisa Menularkan Kekebalan Covid-19 Terhadap Bayinya?)

Namun, salah satu tantangan utama untuk membangun mesin NTP adalah menemukan bahan bakar uranium yang dapat menahan suhu terik di dalam mesin termal nuklir. USNC-Tech mengklaim telah memecahkan masalah ini dengan mengembangkan bahan bakar yang dapat beroperasi pada suhu hingga 2.700 derajat Kelvin (4.400 derajat Fahrenheit).

Bersama perusahaan lain yang mengembangkan teknologi serupa, USNC-Tech telah mempresentasikan perkembangannya kepada NASA.

Sementara Sheehy tidak akan mengomentari secara spesifik setiap desain individu, dia mengatakan perkembangan menunjukkan bahwa mesin nuklir layak dan dapat membuat "pilihan yang baik untuk eksplorasi manusia ke Mars."
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
NASA Temukan Batuan...
NASA Temukan Batuan Aneh Berbentuk Sisik Naga di Mars
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit
Elon Musk Siap Bangun...
Elon Musk Siap Bangun Kota di Bulan dan Mars
New Horizons Abadikan...
New Horizons Abadikan Dunia selama 9 Tahun dari Jarak 4,8 Miliar Km dari Bumi
Profil Pratiwi Sudarmono:...
Profil Pratiwi Sudarmono: Astronot Wanita Pertama Asia dari Indonesia yang Juga Guru Besar UI
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Profil Pendidikan 4...
Profil Pendidikan 4 Astronot Artemis II: Misi Bersejarah NASA Kelilingi Bulan Setelah 54 Tahun
Rekomendasi
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Berita Terkini
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved