Varian Virus Corona Inggris Bermutasi Agar Kebal Vaksin Covid-19

Rabu, 03 Februari 2021 - 14:38 WIB
loading...
Varian Virus Corona...
Foto: dok/Reuters
A A A
LONDON - Peneliti menemukan bahwa varian virus corona Inggris telah mengembangkan mutasi yang disebut E484K, yang dapat memengaruhi efektivitas vaksin. Hasil tersebut berdasarkan pemeriksaan 214.000 sampel varian yang 11 diantaranya sudah mengalami mutasi.

Varian yang disebut B.1.1.7, pertama kali diidentifikasi di Inggris pada September 2020 dan telah menyebar ke seluruh dunia. Sebelumnya, Live Science melaporkan varian ini lebih menular dari virus corona sebelumnya. (Baca: Tim WHO Kunjungi Rumah Sakit Wuhan di Bawah Kontrol Ketat China)

Pada hari Senin (1 Februari 2021), pejabat di Inggris mengungkapkan bahwa, dari sekitar 214.000 sampel varian yang menjalani pengurutan genetik, mereka telah mengidentifikasi 11 sampel yang telah mengalami mutasi yang dikenal sebagai E484K.

Mutasi ini telah terlihat sebelumnya - terutama, pada varian virus corona lain yang disebut B.1.351, yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan pada Oktober 2020. Para pejabat mengkhawatirkan mutasi ini karena dapat memengaruhi efektivitas vaksin Covid-19 .

Mutasi E484K dapat mengurangi kemampuan antibodi tertentu untuk menetralkan, atau menonaktifkan, virus sebelum dapat memasuki sel. Mutasi E484K juga muncul dalam varian virus corona baru di Brasil. (Baca juga: Pantas Dingin, Musim Hujan Diperkirakan hingga Pertengahan 2021)

Ahli Biologi Matematika di London School of Hygiene and Tropical Medicine, Nicholas Davies mengatakan, mutasi mungkin memberikan keuntungan dalam pengaturan kekebalan terhadap virus. Namun sejauh ini, sampel B.117 dengan mutasi E484K tampak sangat langka. "Saya pikir ini sangat mengkhawatirkan," kata Davies.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
CIA Punya Bukti Covid-19...
CIA Punya Bukti Covid-19 Berasal dari Bocornya Laboratorium di China
Wuhan Resmi Bebas dari...
Wuhan Resmi Bebas dari Covid-19, Ini Datanya
China Tegaskan Tidak...
China Tegaskan Tidak Ada Penyakit Menular Baru setelah Covid-19
Sama-sama dari China,...
Sama-sama dari China, Ahli Pastikan HMPV Berbeda dengan Covid-19
Apa itu Virus HMPV yang...
Apa itu Virus HMPV yang Merebak di China, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilmuwan Ungkap Hewan...
Ilmuwan Ungkap Hewan Penyebar Pandemi ke Manusia Berikutnya
China Deteksi Keberadaan...
China Deteksi Keberadaan Kutu yang Menyebarkan Virus seperti Covid-19
Bakal Hancurkan Ekonomi...
Bakal Hancurkan Ekonomi Dunia, Virus Pengganti Covid-19 Diklaim Meletus 2025
Rekomendasi
Demo Ricuh Pecah, Polisi...
Demo Ricuh Pecah, Polisi Pukul Mundur Massa Aksi Tolak UU TNI
5 Pemain Sepakbola dengan...
5 Pemain Sepakbola dengan Mobil Termahal di Tahun 2025
Bertemu PPI Tiongkok,...
Bertemu PPI Tiongkok, AHY Makin Optimistis Menyambut Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Rekomendasi Tablet Terbaik...
Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Lebaran 2025
1 jam yang lalu
Android Kini Murni Dikembangkan...
Android Kini Murni Dikembangkan oleh Google
2 jam yang lalu
Hadirkan GPT-4o. OpenAI...
Hadirkan GPT-4o. OpenAI Suntik Mati DALL-E
5 jam yang lalu
Jelang Pelarangan TikTok...
Jelang Pelarangan TikTok di AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru
8 jam yang lalu
Rusia Siapkan Platform...
Rusia Siapkan Platform Khusus untuk Blokir Nomor Telepon dan Website Berbahaya
11 jam yang lalu
Microsoft Resmi Hadirkan...
Microsoft Resmi Hadirkan Copilot di Microsoft 365 Personal dan Family
11 jam yang lalu
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved