Dewan Pengawas Konten Facebook Minta Pendapat Publik soal Blokir Akun Trump

Senin, 01 Februari 2021 - 18:01 WIB
loading...
Dewan Pengawas Konten...
Dewan Pengawas Konten Facebook meminta pandangan publik tentang sejumlah masalah seputar penangguhan akun mantan Presiden AS, Donald Trump. Foto/Ist
A A A
MENLO PARK - Dewan Pengawas Konten Facebook menerima pendapat publik soal keputusan Facebook untuk melarang Donald Trump mem-posting ke akunnya tanpa batas waktu. Baca juga: Pernah Bikin Perjanjian, Inggris Tuntut WhatsApp Tak Bagikan Data ke Facebook

Dewan meminta pandangan publik tentang sejumlah masalah seputar penangguhan akun Trump. Termasuk apakah keputusan tersebut memenuhi tanggung jawab untuk menghormati kebebasan berekspresi dan hak asasi manusia Facebook.

Selain itu, bagaimana perusahaan harus menyeimbangkan aktivitas yang berpotensi berbahaya di luar jaringan sosial saat membuat keputusan. Pendapat publik ini dibuka hingga Februari, demikian dikutip dari CNET, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Mark Zuckberger Merasa Telegram dan Signal Bukan Pesaing Berat WhatsApp

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, membuat keputusan yang belum pernah terjadi dalam sejarah Facebook, melarang Trump sehari setelah dia menghasut para pendukungnya pada rapat umum yang diadakan saat Kongres untuk mengesahkan pemilihan Joe Biden sebagai Presiden AS.

"Kami percaya risiko mengizinkan presiden untuk terus menggunakan layanan kami selama periode ini terlalu besar," kata Zuckerberg dalam sebuah posting Facebook.

"Oleh karena itu, kami memperpanjang blokir yang telah kami tempatkan di akun Facebook dan Instagram-nya tanpa batas waktu dan setidaknya selama dua pekan ke depan sampai transisi kekuasaan yang damai selesai," sambungnya.

Jaringan media sosial lainnya, termasuk Twitter, YouTube dan Snapchat, juga telah mengambil tindakan terhadap Trump dalam berbagai tingkat.

Peninjauan tersebut, yang diminta Facebook, mengikuti keputusan Dewan Pengawas pada kasus pertama, yang melibatkan ujaran kebencian, hasutan kekerasan dan topik pelik lainnya. Baca juga: Ruang Terbuka Hijau Lubang Buaya Bakal Jadi Lahan Pemakaman Khusus COVID-19
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Berita Terkini
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved