Viral Eiger: Ketika Brand Menyerang Ulasan Positif Pengguna di YouTube
Jum'at, 29 Januari 2021 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa poinnya antara lain:
1. Kualitas video review yang kurang bagus dari segi pengambilan video. Sehingga menyebabkan produk Eiger terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan detail aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.
2. Adanya suara di luar video utama yang dapat mengganggu (noise) sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.
3. Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan video.
Dari poin-poin tersebut, Eiger meminta Dian dapat memperbaiki atau menghapus konten review produk yang sudah di unggah, dengan kalimat penutup yang tidak kalah offensive: ”Kami berharap saudara dapat menjadi YouTuber yang lebih baik lagi dalam mereview video”.
Dian yang kaget dan kecewa, memposting “surat cinta” tersebut di akun media sosialnya. ”Saya mengulas produk Anda tidak di-endorse. Saya menggunakan alat sendiri. Maaf jika tidak sempurna,” tulis Dian.
Selanjutnya, postingan Dian pun menjadi viral dan bahkan trending topic di Twitter.
Dan hasilnya bisa ditebak, bak senapan mesin, warganet menghujani Eiger dengan komentar negatif secara bertubi-tubi. Sebagian besar bahkan mengatakan tidak ingin membeli produk Eiger lagi.
1. Kualitas video review yang kurang bagus dari segi pengambilan video. Sehingga menyebabkan produk Eiger terlihat berbeda baik dari segi warna, bahan dan detail aksesoris menjadi terlihat kurang jelas.
2. Adanya suara di luar video utama yang dapat mengganggu (noise) sehingga informasi tidak jelas bagi konsumen.
3. Setting lokasi yang kurang proper bagi pengambilan video.
Dari poin-poin tersebut, Eiger meminta Dian dapat memperbaiki atau menghapus konten review produk yang sudah di unggah, dengan kalimat penutup yang tidak kalah offensive: ”Kami berharap saudara dapat menjadi YouTuber yang lebih baik lagi dalam mereview video”.
Dian yang kaget dan kecewa, memposting “surat cinta” tersebut di akun media sosialnya. ”Saya mengulas produk Anda tidak di-endorse. Saya menggunakan alat sendiri. Maaf jika tidak sempurna,” tulis Dian.
Selanjutnya, postingan Dian pun menjadi viral dan bahkan trending topic di Twitter.
Dan hasilnya bisa ditebak, bak senapan mesin, warganet menghujani Eiger dengan komentar negatif secara bertubi-tubi. Sebagian besar bahkan mengatakan tidak ingin membeli produk Eiger lagi.
Lihat Juga :