Ini Urutan E-Money Terbesar: Gopay, Ovo, Shopeepay, dan Dana
Rabu, 27 Januari 2021 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
"Alasan menggunakan e-money bervariasi, mulai dari simple, efisien secara waktu, banyaknya promo yang ditawarkan, tidak perlu datang ke bank, dan aman," kata Dimitri.
Alasan lainnya, menurut dia, adalah keharusan penggunaan e-money, seperti untuk tol dan pembayaran e-commerce yang mewajibkan penggunaan e-money untuk mendapatkan promo free ongkir. Selain itu juga ada yang berasalan audah terbiasa, sering lupa membawa uang tunai, dan karena kebutuhan.
Menariknya, kata dia, sebagian besar uang elektronik dipakai untuk pembayaran delivery makanan, yang dipilih sebanyak 86% responden. Pembayaran transportasi online menjadi kedua terbanyak dipilih responden, sebanyak 77%.
Sementara lainnya dipakai untuk pembelian pulsa (67%), pembayaran e-commerce (61%), pembayaran di resto atau cafe (58%). Selain itu juga untuk pembayaran tol (41%), pembayaran di minimarket (36%), transportasi umum (31%), tiket parkir (28%), utilitas (22%), lainnya (4%).
Kendati penggunaan uang elektronik tinggi, Dimitri menyebutkan, masih ada beberapa kendala pada layanan ini. Diantaranya aplikasi tidak bisa digunakan atau diakses. Selain itu masih sering terjadi saldo e-money tidak bisa bertambah walaupun sudah di top up.
Alasan lainnya, menurut dia, adalah keharusan penggunaan e-money, seperti untuk tol dan pembayaran e-commerce yang mewajibkan penggunaan e-money untuk mendapatkan promo free ongkir. Selain itu juga ada yang berasalan audah terbiasa, sering lupa membawa uang tunai, dan karena kebutuhan.
Menariknya, kata dia, sebagian besar uang elektronik dipakai untuk pembayaran delivery makanan, yang dipilih sebanyak 86% responden. Pembayaran transportasi online menjadi kedua terbanyak dipilih responden, sebanyak 77%.
Sementara lainnya dipakai untuk pembelian pulsa (67%), pembayaran e-commerce (61%), pembayaran di resto atau cafe (58%). Selain itu juga untuk pembayaran tol (41%), pembayaran di minimarket (36%), transportasi umum (31%), tiket parkir (28%), utilitas (22%), lainnya (4%).
Kendati penggunaan uang elektronik tinggi, Dimitri menyebutkan, masih ada beberapa kendala pada layanan ini. Diantaranya aplikasi tidak bisa digunakan atau diakses. Selain itu masih sering terjadi saldo e-money tidak bisa bertambah walaupun sudah di top up.
Lihat Juga :