Capai 2,5 Juta Pelanggan, Disney + Hotstar Berhasil Kalahkan Pemain Veteran di Indonesia
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:34 WIB
loading...
Ilustrasi Video Streaming. FOTO/ Ist
A
A
A
JAKARTA - Baru mengudara 4 bulan di Indonesia, jumlah pelanggan Disney + Hotstar berhasil mengalahkan pemain veteran Netflix.
Baca juga: Virus Corona Strain Baru Akan Mendominasi AS pada Maret 2021
Menurut laporan terbaru dari lembaga riset Media Partners Asia (MPA), per 16 Januari 2021, Disney + Hotstar memiliki 2,5 juta pelanggan di Indonesia. Kemudian diikuti oleh perusahaan streaming lokal Asia Tenggara Viu dan Vidio, masing-masing dengan 1,5 juta dan 1,1 juta pelanggan Baru kemudian ada Netflix di posisi keempat dengan hanya 850.000 pelanggan.
Peluncuran Disney + Hotstar pada September lalu membantu mendorong lonjakan pengguna SVOD secara keseluruhan di Tanah Air.
Tepat sebelum peluncuran lokal DIsney, Indoensia diperkirakan memiliki 3,4 juta pelanggan streaming berbayar, tapi pada 16 Januari, total pelanggan melonjak 106 persen menjadi sektiar 7 juta.
Baca juga: Ahsan/Hendra Bangga Bisa Menang dalam Kondisi Cedera
"Pertumbuhan SVOD di Indonesia menjadi pasar terpadat di Asia setelah China dan India, kabar yang menggembirakan, tapi jalan masih panjang, " kata Wakil Presiden MPA Anthony Dobson dikutip dari Hollywood Reporter, Rabu (20/1/2021).
Baca juga: Virus Corona Strain Baru Akan Mendominasi AS pada Maret 2021
Menurut laporan terbaru dari lembaga riset Media Partners Asia (MPA), per 16 Januari 2021, Disney + Hotstar memiliki 2,5 juta pelanggan di Indonesia. Kemudian diikuti oleh perusahaan streaming lokal Asia Tenggara Viu dan Vidio, masing-masing dengan 1,5 juta dan 1,1 juta pelanggan Baru kemudian ada Netflix di posisi keempat dengan hanya 850.000 pelanggan.
Peluncuran Disney + Hotstar pada September lalu membantu mendorong lonjakan pengguna SVOD secara keseluruhan di Tanah Air.
Tepat sebelum peluncuran lokal DIsney, Indoensia diperkirakan memiliki 3,4 juta pelanggan streaming berbayar, tapi pada 16 Januari, total pelanggan melonjak 106 persen menjadi sektiar 7 juta.
Baca juga: Ahsan/Hendra Bangga Bisa Menang dalam Kondisi Cedera
"Pertumbuhan SVOD di Indonesia menjadi pasar terpadat di Asia setelah China dan India, kabar yang menggembirakan, tapi jalan masih panjang, " kata Wakil Presiden MPA Anthony Dobson dikutip dari Hollywood Reporter, Rabu (20/1/2021).
Lihat Juga :