Planet Bumi Sekarat Lebih Cepat dari yang Kita Duga

Minggu, 17 Januari 2021 - 19:31 WIB
loading...
A A A
Akan seperti apa masa depan itu? Sebagai permulaan, tulis tim, alam akan jauh lebih "kesepian". Sejak dimulainya pertanian 11.000 tahun lalu, Bumi telah kehilangan sekitar 50% tumbuhan darat dan sekitar 20% keanekaragaman hayati hewan, kata penulis, mengutip dua penelitian, satu dari 2018 dan lainnya dari 2019. Jika tren saat ini berlanjut , sebanyak 1 juta dari 7 juta-10 juta spesies tumbuhan dan hewan di Bumi dapat menghadapi kepunahan dalam waktu dekat.

"Hilangnya keanekaragaman hayati yang begitu besar juga akan mengganggu setiap ekosistem utama di planet ini. Dengan lebih sedikit serangga untuk menyerbuki tanaman, lebih sedikit tanaman untuk menyaring udara, air dan tanah, dan lebih sedikit hutan untuk melindungi pemukiman manusia dari banjir dan alam lainnya adalah bencana," tulis tim tersebut, seperti dilaporkan Live Science.

Masa depan gelap yang dijelaskan dalam makalah ini bisa teratasi jika para pemimpin dunia dan pembuat kebijakan mulai segera menangani masalah dengan serius. Begitu para pemimpin menerima "gawatnya situasi", maka perubahan skala besar yang diperlukan untuk melestarikan planet kita dapat dimulai. "Perubahan itu harus menyapu, termasuk penghapusan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan ... dan keluar cepat dari penggunaan bahan bakar fosil," saran para penulis. Baca juga: Rudal Jarak Jauh Iran Jatuh Dekat Kapal Induk AS di Samudra Hindia
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved