Bos Signal Tegaskan Aplikasinya tidak akan Menggantikan WhatsApp

Jum'at, 15 Januari 2021 - 12:07 WIB
loading...
Bos Signal Tegaskan...
Executive Chairman Signal Founsation, Brian Acton, juga merupakan orang yang mendirikan WhatsApp, dan menjualnya ke Facebook. Foto/Ist.
A A A
MENLO PARK - Bos Signal, Brian Acton, akhirnya membuka suara dan menjelaskan bahwa kehadiran Signal tidak akan menggantikan WhatsApp.

Acton saat ini menjabat sebagai Executive Chairman Signal Founsation, lembaga yang membantu pengembangan aplikasi Signal. Jika tidak tahu, Acton merupakan orang yang membuat WhatsApp.Baca juga : Rumitnya Distribusi Vaksin Covid-19 Buat Masyarakat Miskin Afrika

Pada 2014, Acton kemudian menjual WhatsApp kepada Facebook. Harganya tidak main-main, saat itu saja sudah dibanderol USD22 miliar.

Signal merupakan aplikasi kirim pesan yang mengalami kenaikan jumlah pengguna dalam beberapa hari terakhir, setelah direkomendasikan oleh pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk, melalui akun Twitter pribadinya.

Signal dan penantang lainnya, Telegram, mengancam kepopuleran WhatsApp, setelah aplikasi di bawah naungan Facebook itu mengeluarkan aturan privasi baru yang kontroversi.

Meski demikian, melansir dari Business Insider, Jumat (15/1/2021),Acton mengatakan bahwa Signal dan WhatsApp memiliki tujuan yang berbeda, sehingga ia berpendapat Signal tidak akan menggantikan WhatsApp.Baca juga : Nissan Bikin Mobil yang Bisa Digunakan Bekerja Sambil Berwisata

Maksud Acton lebih ke arah tidak mau mengikuti apa yang telah WhatsApp lakukan saat ini. Sebab, pengguna Signal telah menaruh harapan besar terkait privasi dan keamanan data.

"Keinginanku adalah memberikan pilihan kepada orang-orang. Jadi, bukan karena ingin memenangkan persaingan," jelasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved