Publik Kritik WhatsApp Habis-habisan, Komisi I DPR Malah Bilang Begini

Selasa, 12 Januari 2021 - 23:22 WIB
loading...
Publik Kritik WhatsApp...
Indonesia butuh RUU Perlindungan Data Pribadi untuk melindungi rakyatnya dari eksploitasi penambangan data oleh aplikasi apapun, termasuk WhatsApp dan Facebook. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kritikan masih bermunculan terhadap WhatsApp terkait aturan privasi baru yang dikeluarkan perusahan. WhatsApp dituding memaksa penggunanya menyetujui aturan tersebut, atau pengguna dipersilahkan untuk uninstall aplikasinya. Uniknya, sikap Komisi I DPR justru bertolak-belakang.

Dalam aturan tersebut, WhatsApp juga dikritik karena akan membagikan data penggunanya ke Facebook, sebagai induk perusahaan. (Baca juga: WhatsApp Ambil Paksa Data Pribadi, Ini 5 Cara Pindah ke Telegram )

Bobby Rizaldi, anggota Komisi I DPR mengatakan, secara prinsip sebenarnya tidak masalah WhatsApp melakukan hal tersebut. Dengan catatan, selama pengguna diinformasikan sebelumnya dan memberikan izin (written consent) secara sadar untuk memberikan datanya.

Bobby juga mengatakan, DPR belum ada rencana untuk melakukan pemanggilan terhadap WhatsApp. Sebab, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah dijadwalkan bertemu dengan WhatsApp.

"Kita menunggu hasil Kemenkominfo yang meminta penjelasan teknis dr platform WA/FB, dan bagaimana kesimpulan akhirnya. Apakah WA/FB sdh memenuhi standar kelayakan keamanan perlindungan data sebagai pengendali dan pemroses data pribadi," kata politikus Partai Golkar itu, saat dihubungi MNC Portal Indonesia, belum lama ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Bonatua Silalahi Kecewa...
Bonatua Silalahi Kecewa Komisi Informasi Tak Hadirkan KPU DKI Jakarta Terkait Arsip Ijazah Jokowi
Sidang Sengketa Ijazah...
Sidang Sengketa Ijazah Jokowi, Eks Ketua KI Jakarta: Data Pribadi Jadi Informasi Publik saat Duduki Jabatan Publik
Rekomendasi
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Formulasi Berbasis Sains...
Formulasi Berbasis Sains dan Teknologi untuk Regenerasi Kulit Diperkenalkan
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Infografis
Israel dan Hizbullah...
Israel dan Hizbullah di Ambang Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved