Menuju Bulan, NASA Panaskan Mesin Roket Paling Kuat di Bumi
Selasa, 12 Januari 2021 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
Namun, menurut situs Live Science, kapasitas angkut SLS yang lebih sedikit akan terbuang percuma pada berbagai tahap roket dan bahan bakar. Ini menjadikan SLS penggerak kargo yang lebih baik secara keseluruhan. Tes ini akan mengakhiri program pengujian delapan bagian yang oleh NASA dijuluki SLS sebagai "jalur hijau".
Bagian ketujuh, berhasil diselesaikan pada 20 Desember 2020. Pengujian menunjukkan roket dapat diisi dengan 700.000 galon (265.000 liter) bahan bakar cair superdingin dan kemudian bahan bakar tersebut dikeluarkan tanpa insiden.
Tes roket akan terjadi di Pusat Antariksa Stennis NASA dekat Bay St. Louis, Mississippi. "Selama uji Green Run gladi bersih kami, panggung inti, pengontrol panggung, dan perangkat lunak Green Run semuanya bekerja dengan sempurna, dan tidak ada kebocoran saat tangki terisi penuh dan diisi ulang selama kurang lebih dua jam," ungkap Julie Bassler, SLS Manajer tahapan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA di Huntsville, Alabama.
"Data dari semua tes hingga saat ini telah memberi kami kepercayaan diri untuk melanjutkan dengan api panas," tambahnya.
Tes tersebut kemungkinan akan disiarkan di saluran YouTube NASA. (Baca juga: Paksa Pengguna Setujui Aturan Privasi Baru, WhatsApp Lolos Jerat Hukum RI )
Bagian ketujuh, berhasil diselesaikan pada 20 Desember 2020. Pengujian menunjukkan roket dapat diisi dengan 700.000 galon (265.000 liter) bahan bakar cair superdingin dan kemudian bahan bakar tersebut dikeluarkan tanpa insiden.
Tes roket akan terjadi di Pusat Antariksa Stennis NASA dekat Bay St. Louis, Mississippi. "Selama uji Green Run gladi bersih kami, panggung inti, pengontrol panggung, dan perangkat lunak Green Run semuanya bekerja dengan sempurna, dan tidak ada kebocoran saat tangki terisi penuh dan diisi ulang selama kurang lebih dua jam," ungkap Julie Bassler, SLS Manajer tahapan di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Marshall NASA di Huntsville, Alabama.
"Data dari semua tes hingga saat ini telah memberi kami kepercayaan diri untuk melanjutkan dengan api panas," tambahnya.
Tes tersebut kemungkinan akan disiarkan di saluran YouTube NASA. (Baca juga: Paksa Pengguna Setujui Aturan Privasi Baru, WhatsApp Lolos Jerat Hukum RI )
(iqb)
Lihat Juga :