Telegram Ledek WhatsApp dengan GIF Tarian Pembawa Keranda Mayat di Twitter
Senin, 11 Januari 2021 - 16:11 WIB
loading...
GIF Dancing Pallbearers atau Tarian Pembawa Keranda yang dibagikan Telegram untuk meledek WhatsApp sehubungan penggunaan data pribadi penggunanya. Foto/Fikri K/SINDOnews/Capture
A
A
A
JAKARTA - Aturan privasi baru yang dikeluarkan WhatsApp menuai banyak respons. Sebab, aplikasi perpesanan instan ini memaksa penggunanya menyetujui aturan tersebut. Poin lain yang disorot adalah WhatsApp akan berbagi data pengguna ke Facebook sebagai induk perusahaan.
Respons terhadap aturan privasi baru itu juga datang dari Telegram , sebagai kompetitor WhatsApp. Melalui akun resminya di Twitter, Telegram meledek WhatsApp dengan membagikan sebuah GIF Dancing Pallbearers (Tarian Pembawa Keranda), yang disertai tangkapan layar untuk menyetujui aturan. (Baca juga: Kominfo akan Panggil WhatsApp Hari Ini Terkait Aturan Privasi Baru)
Walaupun tidak menuliskan caption apapun tapi cuitan itu ramai dikomentari oleh warganet di kolom Reply. Admin Telegram pun cukup jenaka merespons komentar-komentar tersebut. Bahkan secara terang-terangan mengajak untuk uninstall WhatsApp.
"Sebagian dari kami sudah menyetujui (aturan privasi baru WhatsApp), haruskah aku bakar ponselku?" tanya akun @yoobedamon, di kolom Reply.
"Jangan, itu buruk buat lingkungan. Cukup uninstall dan lanjutkan hidupmu. Sama seperti mantanmu, yang tidak cukup baik untukmu. Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik," kata Telegram, menjawabnya.
Respons terhadap aturan privasi baru itu juga datang dari Telegram , sebagai kompetitor WhatsApp. Melalui akun resminya di Twitter, Telegram meledek WhatsApp dengan membagikan sebuah GIF Dancing Pallbearers (Tarian Pembawa Keranda), yang disertai tangkapan layar untuk menyetujui aturan. (Baca juga: Kominfo akan Panggil WhatsApp Hari Ini Terkait Aturan Privasi Baru)
Walaupun tidak menuliskan caption apapun tapi cuitan itu ramai dikomentari oleh warganet di kolom Reply. Admin Telegram pun cukup jenaka merespons komentar-komentar tersebut. Bahkan secara terang-terangan mengajak untuk uninstall WhatsApp.
"Sebagian dari kami sudah menyetujui (aturan privasi baru WhatsApp), haruskah aku bakar ponselku?" tanya akun @yoobedamon, di kolom Reply.
"Jangan, itu buruk buat lingkungan. Cukup uninstall dan lanjutkan hidupmu. Sama seperti mantanmu, yang tidak cukup baik untukmu. Kamu pantas mendapatkan yang lebih baik," kata Telegram, menjawabnya.
Lihat Juga :