Ditemukan di Paru-paru, Sel Tubuh Ini Meningkatkan Pertahanan Terhadap Virus
Sabtu, 09 Januari 2021 - 09:43 WIB
loading...
A
A
A
Dalam eksperimen dengan tikus, para peneliti melihat sekelompok sel T memori di jaringan paru-paru dapat bertahan lama setelah serangan flu. Tim melaporkan "sel pembantu T" ini dalam jurnal, Science Immunology. "Relatif sedikit yang diketahui tentang sel T yang tetap berada di jaringan," jelas Nivedya Swarnalekha, salah satu penulis studi tersebut.
Studi sebelumnya berfokus pada sel memori dalam darah dan jaringan limfatik. "Tapi masuk akal bahwa tubuh menyimpan cadangan sel-sel ini di jaringan yang terkena infeksi, di mana patogen yang sama atau serupa dapat menyerang lagi," katanya, dikutip dari Phys.
Dalam studinya, para peneliti mendeskripsikan dua jenis sel T helper di paru-paru. Satu jenis melepaskan zat pemberi sinyal jika terjadi infeksi ulang untuk melengkapi sel kekebalan lain dengan "senjata" yang lebih mematikan dalam memerangi patogen. (Baca juga: Luar Biasa, Matahari Buatan Korea Pecahkan Rekor)
Jenis lainnya, yang sebelumnya di jaringan limfatik dan dianggap tidak ada di jaringan paru-paru, membantu sel kekebalan penghasil antibodi (sel B) dan melokalisasi secara dekat dengannya di paru-paru.
Para peneliti mampu menunjukkan bahwa kehadiran sel-sel ini di dekat sel B penghasil antibodi menyebabkan respons kekebalan lebih cepat terhadap virus flu yang berbeda. "Sel T helper ini bisa menjadi titik awal yang menarik untuk vaksinasi flu yang tahan lama," kata David Schreiner, penulis pendamping studi lainnya.
Studi sebelumnya berfokus pada sel memori dalam darah dan jaringan limfatik. "Tapi masuk akal bahwa tubuh menyimpan cadangan sel-sel ini di jaringan yang terkena infeksi, di mana patogen yang sama atau serupa dapat menyerang lagi," katanya, dikutip dari Phys.
Dalam studinya, para peneliti mendeskripsikan dua jenis sel T helper di paru-paru. Satu jenis melepaskan zat pemberi sinyal jika terjadi infeksi ulang untuk melengkapi sel kekebalan lain dengan "senjata" yang lebih mematikan dalam memerangi patogen. (Baca juga: Luar Biasa, Matahari Buatan Korea Pecahkan Rekor)
Jenis lainnya, yang sebelumnya di jaringan limfatik dan dianggap tidak ada di jaringan paru-paru, membantu sel kekebalan penghasil antibodi (sel B) dan melokalisasi secara dekat dengannya di paru-paru.
Para peneliti mampu menunjukkan bahwa kehadiran sel-sel ini di dekat sel B penghasil antibodi menyebabkan respons kekebalan lebih cepat terhadap virus flu yang berbeda. "Sel T helper ini bisa menjadi titik awal yang menarik untuk vaksinasi flu yang tahan lama," kata David Schreiner, penulis pendamping studi lainnya.
(ysw)
Lihat Juga :