Ditemukan di Paru-paru, Sel Tubuh Ini Meningkatkan Pertahanan Terhadap Virus

Sabtu, 09 Januari 2021 - 09:43 WIB
loading...
Ditemukan di Paru-paru,...
Foto/dok
A A A
JAKARTA - Pada awal pandemi virus corona , beberapa pihak sudah mulai mempertanyakan berapa lama kekebalan tubuh bertahan setelah terkena virus SARS-CoV-2. Pertanyaan yang sama kini muncul terkait vaksinasi COVID-19.

Peran kunci dimainkan oleh memori imunologi — interaksi kompleks antara sel-sel kekebalan, antibodi, dan zat pemberi sinyal yang memungkinkan tubuh melawan patogen. (Baca: Strain Baru Covid-19 Ditemukan, Diduga Sangat Menular dan Tumbuh Lebih Cepat)

Sebuah tim peneliti di University of Basel telah menemukan sel-sel kekebalan yang menetap di paru-paru yang bertahan lama setelah serangan flu. Percobaan dengan tikus telah menunjukkan bahwa sel penolong ini meningkatkan kekebalan terhadap infeksi ulang oleh jenis virus flu yang berbeda.

Penemuan ini dapat menghasilkan pendekatan untuk mengembangkan vaksinasi tahan lama terhadap virus yang bermutasi dengan cepat, seperti virus Covid-19 .

Para peneliti yang dipimpin oleh Profesor Carolyn King dari Departemen Biomedik Universitas Basel telah mengidentifikasi beragam kelompok sel kekebalan di paru-paru yang merupakan kunci pertahanan melawan infeksi ulang oleh virus flu. Hal yang sama juga berlaku untuk infeksi ulang oleh patogen lain yang menyebabkan penyakit pernapasan. (Baca juga: Virus Corona Mutasi Inggris Terbukti 50% Lebih Menular)

Dalam eksperimen dengan tikus, para peneliti melihat sekelompok sel T memori di jaringan paru-paru dapat bertahan lama setelah serangan flu. Tim melaporkan "sel pembantu T" ini dalam jurnal, Science Immunology. "Relatif sedikit yang diketahui tentang sel T yang tetap berada di jaringan," jelas Nivedya Swarnalekha, salah satu penulis studi tersebut.

Studi sebelumnya berfokus pada sel memori dalam darah dan jaringan limfatik. "Tapi masuk akal bahwa tubuh menyimpan cadangan sel-sel ini di jaringan yang terkena infeksi, di mana patogen yang sama atau serupa dapat menyerang lagi," katanya, dikutip dari Phys.

Dalam studinya, para peneliti mendeskripsikan dua jenis sel T helper di paru-paru. Satu jenis melepaskan zat pemberi sinyal jika terjadi infeksi ulang untuk melengkapi sel kekebalan lain dengan "senjata" yang lebih mematikan dalam memerangi patogen. (Baca juga: Luar Biasa, Matahari Buatan Korea Pecahkan Rekor)

Jenis lainnya, yang sebelumnya di jaringan limfatik dan dianggap tidak ada di jaringan paru-paru, membantu sel kekebalan penghasil antibodi (sel B) dan melokalisasi secara dekat dengannya di paru-paru.

Para peneliti mampu menunjukkan bahwa kehadiran sel-sel ini di dekat sel B penghasil antibodi menyebabkan respons kekebalan lebih cepat terhadap virus flu yang berbeda. "Sel T helper ini bisa menjadi titik awal yang menarik untuk vaksinasi flu yang tahan lama," kata David Schreiner, penulis pendamping studi lainnya.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Berita Terkini
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved