9 Hal yang Perlu Diketahui Dokter dan Pasien soal Vaksin Pfizer

Jum'at, 08 Januari 2021 - 15:51 WIB
loading...
9 Hal yang Perlu Diketahui...
Untuk kita ketahui, vaksin Pfizer adalah vaksin mRNA pertama yang menerima EUA oleh FDA. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengeluarkan Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) untuk vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech pada 11 Desember 2020 lalu. Vaksin ini diberikan dalam dua dosis yang berjarak 21 hari dari satu dosis ke dosis lainnya dan dilaporkan 95% efektif mencegah COVID-19.

Laman ama-assn.org menyebutkan, otorisasi dan pendistribusian vaksin telah menimbulkan sejumlah pertanyaan di kalangan dokter dan masyarakat. Untuk membantu mengimbangi keraguan vaksin, tiga ahli AMA baru-baru ini duduk untuk mencoba dan menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar vaksin tersebut. (Baca juga: Norwegia Selidiki Kematian Dua Manula Setelah Disuntik Vaksin Pfizer)

Para panelisnya adalah Sandra Fryhofer, dokter penyakit dalam, sekaligus asisten profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Emory, anggota Dewan Pengawas AMA, dan Penghubung AMA ke Dewan Penasihat untuk Praktik Imunisasi (ACIP). Lalu Shannon Curtis, Asisten Direktur, Urusan Federal untuk AMA, dan Marcus Plescia, kepala petugas medis, Asosiasi Pejabat Kesehatan Negara dan Wilayah (ASTHO).

Ketiganya membahas apa yang perlu diketahui dokter tentang vaksin Pfizer dan bagaimana menasihati pasien tentang alokasi vaksin.

1. Vaksin Pfizer adalah vaksin mRNA pertama yang menerima EUA oleh FDA. Apa perbedaan tentang vaksin mRNA?
Meskipun vaksin mRNA -juga dikenal sebagai vaksin messenger RNA- sekarang disetujui untuk pertama kalinya, vaksin tersebut telah menjadi topik penelitian para peneliti selama beberapa dekade. Perbedaan antara vaksin mRNA dan vaksin yang lebih tradisional terletak pada apa yang terkandung di dalam vaksin.

“Vaksin MRNA tidak mengandung virus hidup, sehingga tidak dapat menyebabkan infeksi,” kata Fryhofer. “Mereka tidak bisa memberikan COVID kepada seseorang. Vaksin MRNA tidak memengaruhi atau berinteraksi dengan DNA kita sendiri dengan cara apa pun. RNA pembawa pesan tidak pernah memasuki inti sel dan tidak berkeliaran. Tubuh memecahnya dengan berjam-jam."

2. Apa yang berbeda tentang EUA dibandingkan dengan proses persetujuan vaksin biasa dan
EUA?

Berbeda dengan persetujuan suatu vaksin. Menurut situs FDA, EUA "adalah mekanisme untuk memfasilitasi ketersediaan dan penggunaan tindakan medis, termasuk vaksin, selama keadaan darurat kesehatan masyarakat".

Suatu produk dapat menerima EUA jika memenuhi standar efektivitas dan penilaian manfaatnya dibandingkan dengan risikonya adalah menguntungkan. “Sangat penting bahwa semua orang tahu bahwa (EUA) tidak selalu mengambil jalan pintas atau memotong tinjauan FDA,” kata Curtis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Rekomendasi
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Sepak Pojok Jadi Mimpi...
Sepak Pojok Jadi Mimpi Buruk! Aljazair Comeback Dramatis, Yordania Tersingkir
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
9 Negara yang Memesan...
9 Negara yang Memesan dan Mengoperasikan Jet Tempur F-35
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved