Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Senin, 04 Januari 2021 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China Karena Merasa Istimewa
Pada 2020, SoftBank beberapa kali menjual saham Alibaba untuk mendapatkan uang tunai yang dipakai untuk membayar hutang dan berinvestasi lagi. Namun, masih tetap mempertahankan mayoritas saham mereka di Alibaba.
Di Indonesia, SoftBank juga tidak asing. Pada awal 2020, CEO Masayoshi Son datang ke Indonesia dan bertemu Presiden Jokowi untuk menyampaikan minatnya berinvestasi di calon ibu kota negara yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantam Timur.
BACA JUGA: Selain Jack Ma, Presiden China Xi Jinping Pernah Sikat Dua Konglomerat Ini
Masayoshi Son mengatakan tertarik terlibat dalam pembangunan kota pintar hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). ”Kami tertarik dengan konsep smart city dengan teknologi terbaru, green city, dan juga pengembangan AI,” kata Masayoshi Son saat itu. Kabarnya, nilai investasi SoftBank direncanakan mencapai USD100 miliar (Rp1.400 triliun) walau belum ada komitmen.
SoftBank juga menjadi investor di Grab dan Tokopedia.
Pada 2020, SoftBank beberapa kali menjual saham Alibaba untuk mendapatkan uang tunai yang dipakai untuk membayar hutang dan berinvestasi lagi. Namun, masih tetap mempertahankan mayoritas saham mereka di Alibaba.
Di Indonesia, SoftBank juga tidak asing. Pada awal 2020, CEO Masayoshi Son datang ke Indonesia dan bertemu Presiden Jokowi untuk menyampaikan minatnya berinvestasi di calon ibu kota negara yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantam Timur.
BACA JUGA: Selain Jack Ma, Presiden China Xi Jinping Pernah Sikat Dua Konglomerat Ini
Masayoshi Son mengatakan tertarik terlibat dalam pembangunan kota pintar hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). ”Kami tertarik dengan konsep smart city dengan teknologi terbaru, green city, dan juga pengembangan AI,” kata Masayoshi Son saat itu. Kabarnya, nilai investasi SoftBank direncanakan mencapai USD100 miliar (Rp1.400 triliun) walau belum ada komitmen.
SoftBank juga menjadi investor di Grab dan Tokopedia.
(dan)
Lihat Juga :