Pandemi COVID-19 Picu Serangan DDos Melonjak di Q1 2020
Kamis, 14 Mei 2020 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
Laporan serangan DDoS Q1 2020 Kaspersky juga mengungkap pertumbuhan yang signifikan dalam serangan terhadap sumber daya pendidikan dan situs web resmi kota. BACA JUGA; Yamaha Mulai Buka Kembali Dua Pabriknya di Daratan Eropa
Pada Q1 2020 saja, jumlah ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2019. Bagian dari serangan semacam itu berjumlah 19% dari total jumlah insiden pada Q1 2020.
Para ahli Kaspersky memperkirakan, meningkatnya minat penyerang disebabkan oleh fakta orang menjadi lebih bergantung pada sumber daya online yang stabil dan dapat diakses selama pandemi berlangsung. BACA JUGA; Duo Ducati Scrambler 1100 Series Mulai Tancap Gas
Jika orang-orang semakin gusar mengenai pandemi dan dapat melakukan tindakan pencegahan, mereka mungkin akan menuju sumber informasi resmi untuk panduan yang lebih terjamin. Banyak sekolah dan universitas juga telah beralih ke pembelajaran daring.
Secara umum, jumlah total serangan DDoS pada Q1 2020 memang mengalami peningkatan. Kaspersky DDoS Protection mendeteksi dan memblokir dua kali lipat jumlah serangan dibandingkan pada Q4 2019, dan 80 persen lebih banyak dibandingkan dengan Q1 2019.
Pada Q1 2020 saja, jumlah ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama pada 2019. Bagian dari serangan semacam itu berjumlah 19% dari total jumlah insiden pada Q1 2020.
Para ahli Kaspersky memperkirakan, meningkatnya minat penyerang disebabkan oleh fakta orang menjadi lebih bergantung pada sumber daya online yang stabil dan dapat diakses selama pandemi berlangsung. BACA JUGA; Duo Ducati Scrambler 1100 Series Mulai Tancap Gas
Jika orang-orang semakin gusar mengenai pandemi dan dapat melakukan tindakan pencegahan, mereka mungkin akan menuju sumber informasi resmi untuk panduan yang lebih terjamin. Banyak sekolah dan universitas juga telah beralih ke pembelajaran daring.
Secara umum, jumlah total serangan DDoS pada Q1 2020 memang mengalami peningkatan. Kaspersky DDoS Protection mendeteksi dan memblokir dua kali lipat jumlah serangan dibandingkan pada Q4 2019, dan 80 persen lebih banyak dibandingkan dengan Q1 2019.
Lihat Juga :