Bermutasi, Inggris Percaya Virus Corona Baru adalah Virus Buatan
Selasa, 22 Desember 2020 - 11:11 WIB
loading...
Tangkapan layar email yang dikirim oleh Unit Pemantauan Media Pemerintah Inggris, meringkas tanggapan atas berita utama utama hari itu. Foto/Business Insider/Chris Stokel-Walker
A
A
A
LONDON - Teori konspirasi yang beredar menyebutkan virus Corona baru yang jadi pandemik dunia saat ini adalah virus buatan. Tampaknya opini ini juga diambil oleh Pemerintah Inggris seiring mutasi virus di Negara Ratu Elizabeth tersebut. (Baca juga: Dihantui Virus Corona Baru di Inggris, Rupiah Bisa Melemah )
Pemerintah Inggris diketahui sedang memantau media sosial untuk mencari teori konspirasi yang mengatakan jenis virus Corona baru adalah buatan. Mereka mencatat dalam email internal beberapa skeptisisme publik bahwa varian baru itu nyata.
Email internal, dilihat oleh Business Insider, dikirim oleh Unit Pemantauan Media (MMU) Inggris ke politisi dan pegawai negeri. Unit ini adalah bagian dari Kantor Kabinet dan menginformasikan strategi pers harian pemerintah.
Meskipun bernada netral dan analitis, email tersebut memberikan wawasan tentang bagaimana pemerintah mengantisipasi tantangan komunikasi. Jelas bahwa menangani sentimen anti-vaksin dan teori konspirasi tentang strain baru keduanya menempati peringkat tinggi dalam daftar tantangan itu.
Dalam email yang dikirim pada 20 Desember, misalnya, komunike hari itu merangkum reaksi media sosial terhadap jenis "mutan" virus Corona yang lazim di Inggris, yang beritanya muncul pada akhir pekan.
Pemerintah Inggris diketahui sedang memantau media sosial untuk mencari teori konspirasi yang mengatakan jenis virus Corona baru adalah buatan. Mereka mencatat dalam email internal beberapa skeptisisme publik bahwa varian baru itu nyata.
Email internal, dilihat oleh Business Insider, dikirim oleh Unit Pemantauan Media (MMU) Inggris ke politisi dan pegawai negeri. Unit ini adalah bagian dari Kantor Kabinet dan menginformasikan strategi pers harian pemerintah.
Meskipun bernada netral dan analitis, email tersebut memberikan wawasan tentang bagaimana pemerintah mengantisipasi tantangan komunikasi. Jelas bahwa menangani sentimen anti-vaksin dan teori konspirasi tentang strain baru keduanya menempati peringkat tinggi dalam daftar tantangan itu.
Dalam email yang dikirim pada 20 Desember, misalnya, komunike hari itu merangkum reaksi media sosial terhadap jenis "mutan" virus Corona yang lazim di Inggris, yang beritanya muncul pada akhir pekan.
Lihat Juga :