2021, Epson Fokus Pasarkan Printer untuk Pasar Edukasi
Selasa, 22 Desember 2020 - 08:14 WIB
loading...
Komitmen pemerintah mengalokasikan 20 persen dana APBN atau sekitar Rp500 triliun ke sektor edukasi jadi pangsa pasar yang gurih.
A
A
A
JAKARTA - Menghadapi tahun 2021 menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Epson Indonesia . Head of Visual Instrument and Printer Department Epson Indonesia, Zanipar Siadari, mengatakan, tantangan terbesar di 2021 ada di penyesuaian. Market di 2021, menurutnya, tidak akan sama dengan market 2020. BACA JUGA: Ini Lima Tipe Penonton Netflix di Indonesia Berdasarkan Tontonan Favorit Mereka!
Meski demikian, ia tetap optimis menjajaki produknya di Indonesia, khususnya proyektor. Epson masih akan menyasar ranah pendidikan sebagai prioritas utama pasarnya.
Apalagi, baru-baru ini pemerintah Indonesia telah menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen atau sekitar Rp500 triliun.
BACA JUGA: Ericsson: 1 Miliar Orang Terjangkau Jaringan 5G di 2020
"Target market terbesar proyektor itu sendiri yaitu edukasi , di mana untuk tahun depan pada sektor ini pemerintah tetap komitmen mengalokasikan 20 persen dana APBN atau sekitar Rp500 triliun," ujar Zanipar saat konferensi pers virtual, Senin (21/12).
Selain itu, telah ditetapkannya petunjuk teknis (juknis) mengenai spesifikasi peralatan sekolah yang diperlukan, sesuai dengan produk yang ditawarkan Epson.
"Nah, juknis ini memiliki banyak kesamaan dengan produk yang kita keluarkan," imbuhnya. BACA JUGA: 5 Alasan untuk Membeli Tablet di 2020
Meski demikian, ia tetap optimis menjajaki produknya di Indonesia, khususnya proyektor. Epson masih akan menyasar ranah pendidikan sebagai prioritas utama pasarnya.
Apalagi, baru-baru ini pemerintah Indonesia telah menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 untuk sektor pendidikan sebesar 20 persen atau sekitar Rp500 triliun.
BACA JUGA: Ericsson: 1 Miliar Orang Terjangkau Jaringan 5G di 2020
"Target market terbesar proyektor itu sendiri yaitu edukasi , di mana untuk tahun depan pada sektor ini pemerintah tetap komitmen mengalokasikan 20 persen dana APBN atau sekitar Rp500 triliun," ujar Zanipar saat konferensi pers virtual, Senin (21/12).
Selain itu, telah ditetapkannya petunjuk teknis (juknis) mengenai spesifikasi peralatan sekolah yang diperlukan, sesuai dengan produk yang ditawarkan Epson.
"Nah, juknis ini memiliki banyak kesamaan dengan produk yang kita keluarkan," imbuhnya. BACA JUGA: 5 Alasan untuk Membeli Tablet di 2020
(dan)
Lihat Juga :