Jangan Disepelekan, Berikut Gejala Ketika Anak Anda Ketagihan Gadget!
Selasa, 22 Desember 2020 - 03:14 WIB
loading...
Kehadiran gadget sendiri tak bisa dihalau oleh orangtua. Bagaimana pun anak-anak zaman now harus melek digital.
A
A
A
JAKARTA - Tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak zaman now begitu "bersahabat" dengan gadget. Ponsel pintar sudah seperti teman bahkan dianggap 'baby sitter' oleh sebagian anak. BACA JUGA : Komparasi Flagship Terjangkau: Mi 10T Pro vs Galaxy S20+ vs Oppo Find X2
Kehadiran gadget sendiri tak bisa dihalau oleh orangtua. Bagaimana pun anak-anak zaman now harus melek digital karena di masa depan, semua akan serba online. Karena itu, mengenalkan gadget pun menjadi hal penting dalam proses pertumbuhan anak di era sekarang.
Nah, yang menjadi tugas besar orangtua sekarang adalah mengontrol dan mendampingi anak dalam menggunakan gadget. Jangan sampai, si anak lebih patuh pada gadget ketimbang orangtuanya sendiri.
Sudah banyak kasus yang memperlihatkan kasus tersebut. Anak-anak akan marah pada orangtuanya ketika gadget mereka direbut. Lantas, apakah situasi seperti itu bisa menjadi ciri-ciri si kecil sudah kecanduan gadget? Apa yang harus dilakukan orangtua jika kondisi buruk tersebut terjadi?
Psikolog Roslina Verauli menjelaskan, gadget dan anak memang hal yang sulit dibantah sekarang. Bagaimana pun anak-anak zaman sekarang diajak untuk dekat dengan ponsel pintar. Tapi, 'persahabatan' anak dengan gadget sejatinya bisa dikelola orangtua.
![Jangan Disepelekan, Berikut Gejala Ketika Anak Anda Ketagihan Gadget!]()
"Anak boleh menggunakan gadget, salah satunya untuk tujuan belajar dan mengeksplorasi hal baru di hidupnya, tapi orangtua harus ada di sana. Jangan kemudian, anak main gadget sendiri, orangtua sibuk sendiri dengan gadgetnya. Ini yang kemudian membuat anak cenderung lebih nyaman dengan gadget ketimbang orangtuanya," papar Vera di acara Webinar 'The Power of Playing Game: Bonding Time with Kids'. Senin (21/12).
BACA JUGA: Cantiknya The Sero, TV 43 Inci yang Layarnya Bisa Berputar
Nah, berikut ciri-ciri anak kecanduan gadget:
1. 'Apa-Apa Gadget'
Ketika si anak sudah begitu dekat dengan gadget, jadi apa-apa gadget, itu tanda atau gejala anak sudah kecanduan gadget. "Jadi, kalau bangun tidur yang dicari ponsel, sebelum bobo nyarinya ponsel, mau makan nyari ponsel. Kan ini sudah tidak benar, harusnya yang dicari si anak, ya, orangtuanya," ungkap Vera.
2. Ada gejala fisik
Ini ciri yang bisa dikenali orangtua selain yang dicari si anak gadget. Ya, beberapa penelitian menjelaskan bahwa ciri anak kecanduan gadget bisa dilihat dari gejala fisik.
"Gejala yang kerap dialami adalah mata si anak mudah merah dan berair. Lalu, si anak kerap mengeluh tangannya keram atau kaku, atau badan si anak mulai gemuk. Ini terjadi karena, si anak main ponsel pintarnya dan tanpa sadar kebiasaan ngemilnya meningkat," kata Vera.
3. Disiplin, Bukan Omelan
Nah, jika si anak sudah mengalami kondisi kecanduan gadget, maka tugas orangtua untuk mengatasinya. Jangan kemudian terus menerus menyalahkan dengan mengomeli si anak, tetapi diberi penjelasan dan mulai mendisiplinkan penggunaan gadget.
"Sebab, bagaimana pun, sekali lagi, gadget diperlukan si anak untuk belajar, mendapatkan hiburan, dan berkomunikasi. Tapi, menjadi catatan penting, orangtua harus mengontrolnya dan menjadikan teknologi bukan sebagai musuh, tetapi alat bantu yang bisa memaksimalkan kemampuan si anak, baik sistem motoriknya, emosional-sosialnya, pun potensi diri lain dari si anak," saran Vera.
BACA JUGA: Berikut Rahasia Dibalik Layar 144Hz Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro
Kehadiran gadget sendiri tak bisa dihalau oleh orangtua. Bagaimana pun anak-anak zaman now harus melek digital karena di masa depan, semua akan serba online. Karena itu, mengenalkan gadget pun menjadi hal penting dalam proses pertumbuhan anak di era sekarang.
Nah, yang menjadi tugas besar orangtua sekarang adalah mengontrol dan mendampingi anak dalam menggunakan gadget. Jangan sampai, si anak lebih patuh pada gadget ketimbang orangtuanya sendiri.
Sudah banyak kasus yang memperlihatkan kasus tersebut. Anak-anak akan marah pada orangtuanya ketika gadget mereka direbut. Lantas, apakah situasi seperti itu bisa menjadi ciri-ciri si kecil sudah kecanduan gadget? Apa yang harus dilakukan orangtua jika kondisi buruk tersebut terjadi?
Psikolog Roslina Verauli menjelaskan, gadget dan anak memang hal yang sulit dibantah sekarang. Bagaimana pun anak-anak zaman sekarang diajak untuk dekat dengan ponsel pintar. Tapi, 'persahabatan' anak dengan gadget sejatinya bisa dikelola orangtua.

"Anak boleh menggunakan gadget, salah satunya untuk tujuan belajar dan mengeksplorasi hal baru di hidupnya, tapi orangtua harus ada di sana. Jangan kemudian, anak main gadget sendiri, orangtua sibuk sendiri dengan gadgetnya. Ini yang kemudian membuat anak cenderung lebih nyaman dengan gadget ketimbang orangtuanya," papar Vera di acara Webinar 'The Power of Playing Game: Bonding Time with Kids'. Senin (21/12).
BACA JUGA: Cantiknya The Sero, TV 43 Inci yang Layarnya Bisa Berputar
Nah, berikut ciri-ciri anak kecanduan gadget:
1. 'Apa-Apa Gadget'
Ketika si anak sudah begitu dekat dengan gadget, jadi apa-apa gadget, itu tanda atau gejala anak sudah kecanduan gadget. "Jadi, kalau bangun tidur yang dicari ponsel, sebelum bobo nyarinya ponsel, mau makan nyari ponsel. Kan ini sudah tidak benar, harusnya yang dicari si anak, ya, orangtuanya," ungkap Vera.
2. Ada gejala fisik
Ini ciri yang bisa dikenali orangtua selain yang dicari si anak gadget. Ya, beberapa penelitian menjelaskan bahwa ciri anak kecanduan gadget bisa dilihat dari gejala fisik.
"Gejala yang kerap dialami adalah mata si anak mudah merah dan berair. Lalu, si anak kerap mengeluh tangannya keram atau kaku, atau badan si anak mulai gemuk. Ini terjadi karena, si anak main ponsel pintarnya dan tanpa sadar kebiasaan ngemilnya meningkat," kata Vera.
3. Disiplin, Bukan Omelan
Nah, jika si anak sudah mengalami kondisi kecanduan gadget, maka tugas orangtua untuk mengatasinya. Jangan kemudian terus menerus menyalahkan dengan mengomeli si anak, tetapi diberi penjelasan dan mulai mendisiplinkan penggunaan gadget.
"Sebab, bagaimana pun, sekali lagi, gadget diperlukan si anak untuk belajar, mendapatkan hiburan, dan berkomunikasi. Tapi, menjadi catatan penting, orangtua harus mengontrolnya dan menjadikan teknologi bukan sebagai musuh, tetapi alat bantu yang bisa memaksimalkan kemampuan si anak, baik sistem motoriknya, emosional-sosialnya, pun potensi diri lain dari si anak," saran Vera.
BACA JUGA: Berikut Rahasia Dibalik Layar 144Hz Xiaomi Mi 10T dan Mi 10T Pro
(dan)
Lihat Juga :