Google Arts and Culture Angkat Cerita Wayang ke Dunia Maya
Rabu, 13 Mei 2020 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
"Di bidang teknologi, misalnya, kolaborasi dengan Google Arts & Culture ini sangat brilian. Melalui Google Arts & Culture, anak-anak yang sedang menjalani School from Home (sekolah dari rumah) bisa berkenalan dengan warisan budaya bangsa, lebih dari itu, berkat kolaborasi di bidang teknologi, Museum Wayang juga bisa dinikmati tidak hanya oleh lebih banyak orang di Indonesia, tapi juga bisa diperkenalkan ke seluruh dunia,” kata Anies Baswedan.
Google Arts & Culture telah menjadi mitra inovasi untuk lembaga kebudayaan di seluruh dunia sejak 2011. Mereka menyediakan akses ke koleksi seni lebih dari 2.000 museum. Inisiatif ini adalah cara mendalam untuk menjelajahi seni, sejarah, dan keajaiban dunia.
Google Arts & Culture tersedia secara gratis untuk semua orang melalui web di g.co/wayang atau Aplikasi Google Arts & Culture (iOS dan Android).
“Kami memahami pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas suatu negara. Sejak Oktober 2016, kami telah secara aktif bekerja untuk menambahkan lebih banyak konten dari museum Indonesia dan tempat bersejarah nasional ke Google Arts & Culture," ucap Ryan Rahardjo, Manajer Senior Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia.
Pihaknya berharap dapat terus melestarikan dan merayakan lebih banyak warisan dan budaya Indonesia secara digital di masa mendatang.
Google Arts & Culture telah menjadi mitra inovasi untuk lembaga kebudayaan di seluruh dunia sejak 2011. Mereka menyediakan akses ke koleksi seni lebih dari 2.000 museum. Inisiatif ini adalah cara mendalam untuk menjelajahi seni, sejarah, dan keajaiban dunia.
Google Arts & Culture tersedia secara gratis untuk semua orang melalui web di g.co/wayang atau Aplikasi Google Arts & Culture (iOS dan Android).
“Kami memahami pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas suatu negara. Sejak Oktober 2016, kami telah secara aktif bekerja untuk menambahkan lebih banyak konten dari museum Indonesia dan tempat bersejarah nasional ke Google Arts & Culture," ucap Ryan Rahardjo, Manajer Senior Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah, Google Indonesia.
Pihaknya berharap dapat terus melestarikan dan merayakan lebih banyak warisan dan budaya Indonesia secara digital di masa mendatang.
(iqb)
Lihat Juga :