Baiknya China, Ilmuwan Asing Boleh Gunakan Teleskop Terbesar di Dunia
Minggu, 20 Desember 2020 - 19:28 WIB
loading...
A
A
A
"Kami mendapatkan banyak inspirasi dari struktur (Arecibo), yang secara bertahap kami tingkatkan untuk membangun teleskop kami," kata Qiming.
Teleskop radio seperti FAST menggunakan antena dan penerima radio untuk mendeteksi gelombang radio dari sumber radio di kosmos, seperti bintang, galaksi, dan lubang hitam. Instrumen ini juga dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal radio dan bahkan memantulkan cahaya radio dari objek di tata surya (seperti planet) untuk melihat informasi apa yang mungkin dipantulkan kembali.
Peneliti dapat menggunakan FAST tidak hanya untuk menjelajahi alam semesta, tapi juga mempelajari dunia alien, menentukan apakah mereka beristirahat di "zona goldilocks" di dekat bintang induk mereka, dan juga mencari kehidupan alien.
Terkenal, pada tahun 1974 di Arecibo, para ilmuwan yang bekerja untuk pencarian kecerdasan luar angkasa, atau SETI, mengirimkan pesan radio antarbintang ke gugus bola dunia M13 dengan harapan menerima konfirmasi kehidupan cerdas di luar bumi. Pesan tersebut disusun bersama astronom dan komunikator sains Carl Sagan, yang membantu mempopulerkan Arecibo dan astronomi radio secara umum. (Baca juga: TKP Penembakan 6 Laskar FPI, Rest Area KM 50 Akan Ditutup? )
Teleskop radio seperti FAST menggunakan antena dan penerima radio untuk mendeteksi gelombang radio dari sumber radio di kosmos, seperti bintang, galaksi, dan lubang hitam. Instrumen ini juga dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal radio dan bahkan memantulkan cahaya radio dari objek di tata surya (seperti planet) untuk melihat informasi apa yang mungkin dipantulkan kembali.
Peneliti dapat menggunakan FAST tidak hanya untuk menjelajahi alam semesta, tapi juga mempelajari dunia alien, menentukan apakah mereka beristirahat di "zona goldilocks" di dekat bintang induk mereka, dan juga mencari kehidupan alien.
Terkenal, pada tahun 1974 di Arecibo, para ilmuwan yang bekerja untuk pencarian kecerdasan luar angkasa, atau SETI, mengirimkan pesan radio antarbintang ke gugus bola dunia M13 dengan harapan menerima konfirmasi kehidupan cerdas di luar bumi. Pesan tersebut disusun bersama astronom dan komunikator sains Carl Sagan, yang membantu mempopulerkan Arecibo dan astronomi radio secara umum. (Baca juga: TKP Penembakan 6 Laskar FPI, Rest Area KM 50 Akan Ditutup? )
(iqb)
Lihat Juga :