Vaksin Kebal COVID-19 Belum Terbukti, Bill Gates Minta Hindari Kerumunan
Rabu, 16 Desember 2020 - 13:33 WIB
loading...
Pendiri Microsoft. Bill Gates FOTO/ IST
A
A
A
NEW YORK - Berbagai jenis vaksin dari berbagai merek dan negara telah distribusikan ke negara-negara yang membutuhkan termasuk Indonesia yang telah kedatangan jutaan dosis vaksin Sinovac. Namun meskipun demikian Co-Founder Microsoft Bill Gates memperingatkan vaksin belum jadi solusi. (Baca juga: Bubarkan Kerumunan, Pemburu COVID-19 Bekasi Dikunci Oknum Karyawan Selama 30 Menit )
Meskipun vaksin akan segera diluncurkan di seluruh negeri, pendiri Microsoft memperingatkan bahwa keadaan tidak mungkin segera membaik. (Baca juga: FDA Siapkan Uji Vaksin Corona untuk Anak di Bawah 16 Tahun )
Berbicara kepada pembawa acara Jake Tapper reporter CNN, Gates mengatakan empat hingga enam bulan ke depan 'bisa menjadi epidemi terburuk', mengutip prakiraan yang memperkirakan lebih dari 200.000 kematian tambahan.
Meskipun belum ada fakta dan bukti tentang vaksin, Gate menekankan bahwa 'vaksin telah menyelamatkan jutaan nyawa' dan menjelaskan: 'Itulah inti dari yayasan kami turun tangan langsung mengatasi pandemi ini. Saya khawatir ini akan membuat orang tidak ingin mengambil vaksin. '
Gates telah menyatakan rencananya untuk bergabung dengan beberapa pemimpin Amerika lainnya, termasuk Presiden terpilih Joe Biden dan mantan Presiden Barack Obama, dalam pemberian vaksin secara terbuka dalam upaya mendorong orang lain untuk mendapatkannya.
Meskipun vaksin akan segera diluncurkan di seluruh negeri, pendiri Microsoft memperingatkan bahwa keadaan tidak mungkin segera membaik. (Baca juga: FDA Siapkan Uji Vaksin Corona untuk Anak di Bawah 16 Tahun )
Berbicara kepada pembawa acara Jake Tapper reporter CNN, Gates mengatakan empat hingga enam bulan ke depan 'bisa menjadi epidemi terburuk', mengutip prakiraan yang memperkirakan lebih dari 200.000 kematian tambahan.
Meskipun belum ada fakta dan bukti tentang vaksin, Gate menekankan bahwa 'vaksin telah menyelamatkan jutaan nyawa' dan menjelaskan: 'Itulah inti dari yayasan kami turun tangan langsung mengatasi pandemi ini. Saya khawatir ini akan membuat orang tidak ingin mengambil vaksin. '
Gates telah menyatakan rencananya untuk bergabung dengan beberapa pemimpin Amerika lainnya, termasuk Presiden terpilih Joe Biden dan mantan Presiden Barack Obama, dalam pemberian vaksin secara terbuka dalam upaya mendorong orang lain untuk mendapatkannya.
Lihat Juga :