Selain Hujan Meteor, Ada Fenomena Alam Lain yang Terjadi Kemarin dan Hari Ini
Senin, 14 Desember 2020 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Di hari yang sama, Bulan juga berada di titik terdekatnya dari Bumi. Bulan berada pada titik terdekat Bumi (perige) pada pukul 03.34.36 WIB dengan jarak 361.757 km, iluminasi 4,73% (fase sabit akhir), magnitudo visual -6,40 dan lebar sudut 1,56 menit busur.
Saat itu, Bulan terletak di konstelasi Libra ketika perige. Tetapi baru dapat disaksikan sejak pukul 04.00 WIB hingga terbit Matahari. Sebab Bulan masih berada di bawah ufuk ketika puncak perige.
Sementara di hari ini, Senin (14/12/2020), terjadi fenomena Bulan Sabit Tua, yang bisa dilihat dengan mata telanjang sejak pukul 04.50 WIB hingga terbit Matahari pukul 05.30 WIB, dengan jarak toposentris 361.743 km, iluminasi 0,79%, magnitudo visual -4,99 dan lebar sudut 0,13 menit busur.
Bulan Sabit Tua kali ini berumur 28 hari 17,37 jam, elongasi 9,23 derajat dan terbit dari arah Timur-Tenggara di konstelasi Ophiuchus. (Baca juga: CCTV Canggih EZVIZ C3N Siap Amankan Janda Bolong dari Tangan Nakal )
Saat itu, Bulan terletak di konstelasi Libra ketika perige. Tetapi baru dapat disaksikan sejak pukul 04.00 WIB hingga terbit Matahari. Sebab Bulan masih berada di bawah ufuk ketika puncak perige.
Sementara di hari ini, Senin (14/12/2020), terjadi fenomena Bulan Sabit Tua, yang bisa dilihat dengan mata telanjang sejak pukul 04.50 WIB hingga terbit Matahari pukul 05.30 WIB, dengan jarak toposentris 361.743 km, iluminasi 0,79%, magnitudo visual -4,99 dan lebar sudut 0,13 menit busur.
Bulan Sabit Tua kali ini berumur 28 hari 17,37 jam, elongasi 9,23 derajat dan terbit dari arah Timur-Tenggara di konstelasi Ophiuchus. (Baca juga: CCTV Canggih EZVIZ C3N Siap Amankan Janda Bolong dari Tangan Nakal )
(iqb)
Lihat Juga :