Setingkat Dibawah Tesla, Xiaomi Kembali Moncer di Daftar Fortune Future 50
Minggu, 13 Desember 2020 - 21:57 WIB
loading...
CEO dan pendiri Xiaomi Lei Jun mampu membawa Xiaomi terus meroket dengan beragam inovasi.
A
A
A
JAKARTA - Xiaomi kembali tercatat di dalam daftar Fortune Future 50 atau perusahaan global yang dianggap memiliki potensi yang menjanjikan di masa depan. BACA JUGA: 2020 Saatnya Upgrade TV Lama ke Mi TV 4 Bezel-less, Ini Alasannya
Pencapaian ini merupakan pengakuan kepada Xiaomi sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas bukan hanya untuk bertahan di masa yang sulit, tapi juga mampu menciptakan peluang-peluang baru dari sana.
Daftar yang bisa disimak di situs Fortune menempatkan Xiaomi pada peringkat ke-19 dengan skor 2,1 dan disebut setelah perusahaan Tesla.
Peringkat ini disusun oleh Majalah Fortune bersama BCG Henderson Institute dengan cara memeriksa lebih dari 1.000 perusahaan publik dengan nilai pasar setidaknya USD20 miliar atau mencatatkan pendapatan USD10 miliar dalam 12 bulan hingga akhir 2019.
BACA JUGA: Lima Cara Menggunakan Kamera SJCAM A20 Body Cam
Penentuan skor dilakukan berdasarkan potensi pasar untuk tumbuh dan kemampuan perusahaan dalam menjawab potensi tersebut. Ada 19 poin penilaian berdasarkan empat kategori yakni strategi, teknologi dan investasi, sumber daya manusia, serta struktur perusahaan.
Dengan karyawan lebih dari 18.000 orang, Xiaomi mencatatkan pendapatan sebesar USD33 miliar selama 12 bulan terakhir dalam valuasi pasar senilai USD79,5 miliar.
Xiaomi meraih skor 2,1 atau pencapaian serupa yang diraih perusahaan teknologi lainnya seperti Nvidia dan Twitter.
Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam indeks Fortune Future 50 menunjukkan performa jauh melampaui pasar terlepas masa yang tidak menentu sepanjang 2020 karena pandemi Covid-19. Pada Q3 2020, Xiaomi tumbuh sebagai brand smartphone nomor 3 global berdasarkan laporan dari IDC, Counterpoint, Canalys, dan Gartner. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
Pencapaian ini merupakan pengakuan kepada Xiaomi sebagai perusahaan yang memiliki kapasitas bukan hanya untuk bertahan di masa yang sulit, tapi juga mampu menciptakan peluang-peluang baru dari sana.
Daftar yang bisa disimak di situs Fortune menempatkan Xiaomi pada peringkat ke-19 dengan skor 2,1 dan disebut setelah perusahaan Tesla.
Peringkat ini disusun oleh Majalah Fortune bersama BCG Henderson Institute dengan cara memeriksa lebih dari 1.000 perusahaan publik dengan nilai pasar setidaknya USD20 miliar atau mencatatkan pendapatan USD10 miliar dalam 12 bulan hingga akhir 2019.
BACA JUGA: Lima Cara Menggunakan Kamera SJCAM A20 Body Cam
Penentuan skor dilakukan berdasarkan potensi pasar untuk tumbuh dan kemampuan perusahaan dalam menjawab potensi tersebut. Ada 19 poin penilaian berdasarkan empat kategori yakni strategi, teknologi dan investasi, sumber daya manusia, serta struktur perusahaan.
Dengan karyawan lebih dari 18.000 orang, Xiaomi mencatatkan pendapatan sebesar USD33 miliar selama 12 bulan terakhir dalam valuasi pasar senilai USD79,5 miliar.
Xiaomi meraih skor 2,1 atau pencapaian serupa yang diraih perusahaan teknologi lainnya seperti Nvidia dan Twitter.
Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam indeks Fortune Future 50 menunjukkan performa jauh melampaui pasar terlepas masa yang tidak menentu sepanjang 2020 karena pandemi Covid-19. Pada Q3 2020, Xiaomi tumbuh sebagai brand smartphone nomor 3 global berdasarkan laporan dari IDC, Counterpoint, Canalys, dan Gartner. BACA JUGA: Wow, Hasil Video Kamera 108 MP Xiaomi Mi 10T Pro dengan OIS Stabil Banget!
(dan)
Lihat Juga :