Pengguna WhatsApp Dipaksa Setujui Syarat Baru atau Akun Hilang

Kamis, 10 Desember 2020 - 11:35 WIB
loading...
Pengguna WhatsApp Dipaksa...
Pembaruan syarat dan ketentuan ini akan lebih banyak mencakup tentang bagaimana data pengguna diproses serta layanan lainnya. Foto/Ist.p. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - WhatsApp akan mengeluarkan aturan baru yang wajib diikuti oleh semua penggunanya. Jika tidak, pengguna bisa saja kehilangan akun miliknya. Aturan ini akan mulai berlaku pada Februari 2021 mendatang. (Baca: Lagi, Puluhan Aplikasi China Dilarang Beroperasi di India)

Berdasarkan tangkapan layar (screenshot) yang dibagikan situs WABetaInfo, terlihat bahwa pengguna wajib menyetujui syarat dan ketentuan kebijakan privasi baru, atau menghapus akun mereka jika tidak setuju. (Baca juga: Habiskan Rp12 Triliun, OSIRIS-REx NASA Sukses Ambil Batuan Asteroid Bennu )

Pembaruan syarat dan ketentuan ini akan lebih banyak mencakup tentang bagaimana data pengguna diproses serta layanan lainnya. Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai persyaratan baru apa saja yang harus disetujui pengguna.

"Dengan menekan tombol 'setuju', maka Anda menerima persyaratan baru kami yang mulai efektif pada 8 Februari 2021. Setelah itu, Anda harus menyetujui peraturan baru agar tetap bisa menggunakan layanan WhatsApp, atau silahkan menghapus akun milik Anda," isi pengumuman itu, dilansir dari Business Today, Kamis (10/12/2020).

WhatsApp Business juga masuk ke dalam aturan ini. Penggunanya dapat menggunakan layanan hosting dari Facebook untuk menyimpan dan mengelola percakapan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
X Batasi Pengguna Gratis...
X Batasi Pengguna Gratis hanya 50 Tweet Sehari
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Rekomendasi
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Mesir Koyak Gawang Australia...
Mesir Koyak Gawang Australia di Babak Pertama
Dicap Penyusup oleh...
Dicap Penyusup oleh Roy Suryo saat Sidang Praperadilan, Suhadi Beberkan Kejanggalan Materi Gugatan
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
Keep in Chat, Fitur...
Keep in Chat, Fitur Baru Aplikasi WhatsApp untuk Pengguna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved