Mau Jualan Online? Ini Cara Kirim Barang di Perusahaan Logistik
Rabu, 09 Desember 2020 - 05:17 WIB
loading...
A
A
A
Cara cek ongkir JNE, J&T, SiCepat dan sebagainya tidak perlu datang langsung ke kantor. Cukup mengklik website resmi atau situs cek ongkir yang ada di internet. Atau, sebagai alternatifnya kalian bisa kunjungi cekpengiriman.com untuk mengetahui ongkos kirimnya. (Baca juga: Manusia Tengah Berada di Zaman Keemasan Misi Ruang Angkasa )
Misalnya, ingin mengetahui ongkir JNE. Maka, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
- Buka website cekpengiriman.com dan pilih opsi Domestik
- Pilih area kecamatan atau kota dan masukan asal pengiriman dan tujuan pengiriman paket Anda
- Pada kolom Berat, isi dengan estimasi bobot barang yang akan dikirim dalam satuan gram
- Kemudian klik Cek Ongkir
Secara otomatis Anda bisa melihat rincian ongkir. Ada beberapa estimasi ongkos kirim berdasarkan kecepatan pengiriman.
2. Mengemas Barang yang Ingin Dikirim
Jika biaya ongkos kirim sudah diketahui, sekarang saatnya mengemas barang. Pastikan kita mengemas barang semaksimal mungkin dan aman. Adapun cara mengemas barang yang baik dan benar harus memenuhi tiga syarat berikut. Yaitu, lapisi barang menggunakan plastik, bungkus dengan kertas koran, dan gunakan buble warp beberapa lapis agar keamanannya lebih terjamin.
Khusus peralatan elektronik dan barang mudah pecah lainnya, jangan lupa dibuat packing kayu. Kayu berfungsi sebagai pengaman ekstra supaya lebih tahan terhadap benturan.
Tv, laptop dan smartphone adalah beberapa jenis barang yang perlu di-packing kayu. Jangan khawatir, beberapa ekspedisi menawarkan layanan packing kayu sehingga Anda tidak perlu repot membuatnya sendiri. Misalnya, JNE.
3. Menulis Detail Pengirim dan Penerima Paket
Cara mengirim barang di jasa ekspedisi berikutnya adalah menulis detail penerima. Lakukan secara hati-hati, pastikan Anda menulis alamat dengan benar. Agar lebih praktis dan mudah, sebaiknya Anda mengunduh template pengiriman terlebih dahulu. Sudah banyak website yang menyediakan template pengiriman barang. Nantinya Anda tinggal memasukkan alamat dan di-print.
Untuk menempelkannya pada kardus, Anda bisa memakai solatip. Detail alamat yang di-print lebih direkomendasikan karena terlihat rapi dan jelas. Nama pengirim paket juga perlu ditulis, supaya ketika terjadi kesalahan dalam pengiriman barang bisa dikirim kembali ke Anda.
Misalnya, ingin mengetahui ongkir JNE. Maka, langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
- Buka website cekpengiriman.com dan pilih opsi Domestik
- Pilih area kecamatan atau kota dan masukan asal pengiriman dan tujuan pengiriman paket Anda
- Pada kolom Berat, isi dengan estimasi bobot barang yang akan dikirim dalam satuan gram
- Kemudian klik Cek Ongkir
Secara otomatis Anda bisa melihat rincian ongkir. Ada beberapa estimasi ongkos kirim berdasarkan kecepatan pengiriman.
2. Mengemas Barang yang Ingin Dikirim
Jika biaya ongkos kirim sudah diketahui, sekarang saatnya mengemas barang. Pastikan kita mengemas barang semaksimal mungkin dan aman. Adapun cara mengemas barang yang baik dan benar harus memenuhi tiga syarat berikut. Yaitu, lapisi barang menggunakan plastik, bungkus dengan kertas koran, dan gunakan buble warp beberapa lapis agar keamanannya lebih terjamin.
Khusus peralatan elektronik dan barang mudah pecah lainnya, jangan lupa dibuat packing kayu. Kayu berfungsi sebagai pengaman ekstra supaya lebih tahan terhadap benturan.
Tv, laptop dan smartphone adalah beberapa jenis barang yang perlu di-packing kayu. Jangan khawatir, beberapa ekspedisi menawarkan layanan packing kayu sehingga Anda tidak perlu repot membuatnya sendiri. Misalnya, JNE.
3. Menulis Detail Pengirim dan Penerima Paket
Cara mengirim barang di jasa ekspedisi berikutnya adalah menulis detail penerima. Lakukan secara hati-hati, pastikan Anda menulis alamat dengan benar. Agar lebih praktis dan mudah, sebaiknya Anda mengunduh template pengiriman terlebih dahulu. Sudah banyak website yang menyediakan template pengiriman barang. Nantinya Anda tinggal memasukkan alamat dan di-print.
Untuk menempelkannya pada kardus, Anda bisa memakai solatip. Detail alamat yang di-print lebih direkomendasikan karena terlihat rapi dan jelas. Nama pengirim paket juga perlu ditulis, supaya ketika terjadi kesalahan dalam pengiriman barang bisa dikirim kembali ke Anda.
Lihat Juga :