Sinovac Biotech, Produsen Vaksin Corona yang Dipercaya Indonesia

Senin, 07 Desember 2020 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Hingga 3 Desember, lebih dari satu juta dosis CoronaVac telah tiba di Brasil. Vaksin ini adalah vaksin virus utuh yang dinonaktifkan secara kimiawi untuk COVID-19.

Pada bulan Mei, CoronaVac memulai uji coba Tahap I & II di China pada orang dewasa yang berusia di atas 60 tahun. Kemudian bulan September, CoronaVac memulai uji coba Tahap I & II di China pada anak-anak antara usia 3-17 tahun.

Menurut Dimas Covas, Direktur Butantan Institute, CoronaVac tidak perlu dibekukan saat menjalankan uji coba Fase III di Brasil. CoronaVac dan bahan mentah untuk memformulasi dosis baru dapat diangkut dan didinginkan pada suhu 2–8° C, suhu di mana vaksin flu disimpan.

Coronavac dapat tetap stabil hingga tiga tahun dalam penyimpanan. Kelebihan ini mungkin menawarkan beberapa keuntungan dalam distribusi vaksin ke wilayah di mana rantai dingin tidak dikembangkan.

Uji Coba Tahap III di Amerika Latin
Pada akhir Juli 2020, Sinovac mulai melakukan uji coba vaksin Fase III untuk mengevaluasi kemanjuran dan keamanan pada 9.000 relawan profesional kesehatan di enam negara bagian Brasil, bekerja sama dengan Butantan Institute.

Pertengahan Oktober, Gubernur São Paulo João Doria, mengatakan, hasil pertama dari studi klinis yang dilakukan di Brasil membuktikan di antara vaksin yang diuji di negara tersebut, CoronaVac adalah yang paling aman, dengan tingkat terbaik dan paling menjanjikan. Penentuan akhir keefektifan CoronaVac akan dilakukan setelah percobaan 13.000 sukarelawan selesai. Ini dapat dilakukan paling cepat pertengahan November.

Pada awal Agustus, uji coba Fase III dimulai di Chili, dipimpin oleh Universitas Katolik Kepausan Chili. Uji coba melibatkan 3.000 sukarelawan berusia 18 dan 65 tahun.

Uji Coba Tahap III di Asia
Pada bulan Agustus, Sinovac mengumumkan uji coba Tahap III di Bangladesh dengan Pusat Penelitian Penyakit Diare Internasional yang melibatkan 4.200 sukarelawan. [Pada bulan Oktober, dilaporkan persidangan dihentikan setelah Sinovac meminta pemerintah untuk mendanai bersama. Bangladesh mengatakan permintaan itu tidak biasa, dan pemerintah "mungkin tidak dalam posisi untuk menginvestasikan uang untuk tujuan ini".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah COVID-19, Enovid...
Cegah COVID-19, Enovid Nose Sanitizer Siap Masuk ke Indonesia
Apakah Covid-19 Berasal...
Apakah Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab? Bos WHO: Mungkin Saja!
Netizen Sesat Sebarkan...
Netizen 'Sesat' Sebarkan Keraguan Kesaktian Vaksin Corona via Facebook
Wu Lien Teh, Dokter...
Wu Lien Teh, Dokter Malaysia Penemu Masker Wajah Peredam Virus Corona
Donor Plasma Konvalesen,...
Donor Plasma Konvalesen, Karyawan XL Axiata Terus Gerilya Lawan COVID-19
Abbott Panbio Antigen...
Abbott Panbio Antigen Nasal Diklaim Tanpa Rasa Sakit
Bagikan Masker, Polisi...
Bagikan Masker, Polisi Ajak Wisatawan di Pemalang Cegah Covid-19 saat Liburan Nataru
Cegah Pandemi Covid-19...
Cegah Pandemi Covid-19 Berikutnya, Menkes Budi: Jangan Tunggu Patogen Hewan Loncat ke Manusia
Pemerintah Gunakan 2...
Pemerintah Gunakan 2 Strategi Cegah Covid-19 Meningkat
Rekomendasi
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved